"Pemberitaan masif terhadap relokasi dan PHK pada dua industri di Jatim ini telah berdampak terhadap rantai pasok industri otomotif dan iklim investasi manufaktur Indonesia," tutur Febri.

PT SAI dan PT JAI merupakan perusahaan komponen otomotif dengan total investasi lebih dari Rp1,9 triliun.

in1

Nilai investasi itu mencerminkan komitmen jangka panjang dalam mendukung industri manufaktur nasional.

Pada kuartal I 2026, PT SAI memproduksi 1,2 juta buah komponen dan PT JAI memproduksi sekitar 1,6 juta buah komponen.

Seluruh produksi ditujukan untuk ekspor.

"Dengan orientasi ekspor mencapai 100 persen, kedua perusahaan merupakan bagian dari rantai pasok global industri otomotif dan berkontribusi terhadap kinerja ekspor manufaktur Indonesia," jelas Febri.

Menperin Agus telah menginstruksikan jajarannya untuk terus memonitor kinerja industri secara berkala dan menindaklanjuti informasi terkait penutupan pabrik dan PHK.

>>> Cara Mudah Cek Bansos PKH BPNT 2026 dan Status Penerima Aktif

"Bapak Menteri Perindustrian telah memerintahkan jajarannya untuk terus memonitor kinerja seluruh industri dan melakukan langkah mitigasi cepat dan terukur terhadap industri yang mengalami gangguan pada rantai pasok dan permintaan," katanya.