Surat kabar Israel, Maariv, menilai Turki saat ini menjadi ancaman yang lebih besar dan lebih serius bagi Israel dibandingkan Iran.

Analisis yang diterbitkan pada Selasa (23/6) itu menyoroti kemampuan militer Ankara yang terus berkembang dan industri pertahanannya yang semakin maju.

in1

>>> Investor Asing Masih Khawatir Masuk RI Meski Ada Reformasi Pasar Modal

Menurut Maariv, Turki kini menjadi negara dengan kekuatan militer terbesar kedua di NATO dan telah mencapai sekitar 80 persen swasembada di sektor pertahanan.

Turki mengoperasikan armada tank yang besar, termasuk tank tempur utama Altay buatan dalam negeri.

Selain itu, Turki telah membangun basis industri pertahanan canggih yang mampu memproduksi sebagian besar kebutuhan militernya.

Negara tersebut juga mengembangkan sistem pertahanan udara berlapis yang sebagian besar menggunakan teknologi domestik.

>>> Panduan Lengkap Update Data DTSEN dengan Mudah 2026

Angkatan Udara Turki mengoperasikan sekitar 200 pesawat, mayoritas jet tempur F-16 Fighting Falcon, serta armada helikopter serang multiperan.

Maariv menilai ancaman paling signifikan dalam potensi konfrontasi dengan Israel bisa datang dari kekuatan angkatan laut Turki.

Angkatan laut Turki meliputi 16 kapal selam, beberapa fregat, dan kapal serbu amfibi TCG Anadolu.

Kemajuan pesat Turki dalam produksi senjata dan teknologi militer telah memperkuat posisi strategisnya secara signifikan.

>>> Jadwal Penyaluran Bansos PKH Tahap 2 Tahun 2026 Dimulai April

Perkembangan ini menjadi perhatian tersendiri bagi para pembuat kebijakan di Israel.