Sega juga menargetkan peningkatan "rekomendasi pihak ketiga, termasuk dari influencer dan pengguna." Langkah ini merupakan perubahan dari strategi periklanan tradisional yang lebih terarah.

Mengejar Ketertinggalan di Era Digital

Perubahan ini muncul setelah Sega mengakui pada awal 2026 bahwa mereka tertinggal dari pesaing dalam optimalisasi penjualan digital dan pemasaran berbasis data.

in1

Penerbit Jepang saingan seperti Capcom telah sukses besar dengan analitik dan strategi digital global. Sega kini berusaha meniru kesuksesan tersebut.

Sebagai bagian dari upaya ini, Sega meninjau ulang struktur penerbitannya yang selama ini terbagi berdasarkan wilayah. Perusahaan berencana beralih ke kerangka global yang lebih terpadu.

Restrukturisasi ini diharapkan memainkan peran penting dalam pemasaran dan peluncuran game-game mendatang.

Jajaran Game Mendatang Tetap Ambisius

Meskipun penjualan mengecewakan, Sega tetap percaya diri dengan masa depan. Dua proyek "flagship IP" yang belum diumumkan dijadwalkan rilis sebelum 31 Maret 2027.

Proyek tersebut akan bergabung dengan jajaran game ambisius lainnya, termasuk Persona 6, Crazy Taxi: World Tour, Virtua Fighter Crossroads, Total War: Warhammer 40.000, Total War: Medieval III, dan Alien: Isolation 2.

Sega juga terus membangun momentum dengan game yang sudah diumumkan sebelumnya seperti Stranger than Heaven dan Persona 4 Revival.

>>> IHC RS PELNI dan Imperial College London Siapkan Pemimpin RS Hadapi Disrupsi AI

Perusahaan bertaruh bahwa kombinasi IP kuat dan eksekusi pemasaran yang lebih baik akan mendorong hasil yang lebih positif ke depan.