Bohlam lampu emergency LED menjadi solusi penerangan praktis saat listrik padam. Produk ini otomatis menyala ketika aliran listrik terputus, sehingga aktivitas di rumah tidak langsung terhenti.

Dengan baterai isi ulang, lampu emergency LED dapat digunakan sebagai sumber penerangan darurat tanpa perlu bergantung pada senter atau lilin.

in1

>>> 7 Tips Agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun

Selain hemat energi, lampu jenis ini juga membantu menjaga kenyamanan keluarga saat malam hari ketika pemadaman terjadi tiba-tiba.

Rekomendasi Bohlam Lampu Emergency LED

Berikut beberapa rekomendasi lampu emergency LED yang bisa menjadi pilihan.

Hannochs Lampu Emergency Bohlam EON menjadi salah satu yang populer karena menggabungkan fungsi lampu LED biasa dan lampu darurat dalam satu perangkat.

Lampu ini menggunakan baterai lithium berkapasitas 2.500 mAh yang dilengkapi sistem perlindungan terhadap overcharge maupun kekurangan daya.

Saat digunakan sebagai lampu utama, Hannochs EON mampu menghasilkan pencahayaan hingga 1.370 lumen.

>>> 4 Rekomendasi Powerbank 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam, Mulai Rp79 Ribu

Ketika listrik padam, lampu tetap dapat menyala menggunakan daya baterai dengan tingkat pencahayaan sekitar 700 lumen selama kurang lebih 2,5 jam.

Produk ini juga menawarkan efisiensi energi yang tinggi karena diklaim mampu menghemat konsumsi listrik hingga 90 persen dibandingkan lampu pijar konvensional.

Material pelindungnya menggunakan polycarbonate yang tahan benturan dan housing berbahan PBT yang tahan panas hingga 150 derajat Celsius.

Harga mulai Rp80 ribuan.

Philips RadiantLine Rechargeable LEDBulb juga menjadi pilihan. Philips dikenal sebagai merek pencahayaan bereputasi baik.

>>> 5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Budget Minimum

Seri ini dapat menyala otomatis ketika listrik padam.