Kemenangan partai tersebut dalam pemilihan umum tahun 1977 dan pengangkatan ketua partai Menachem Begin menjadi perdana menteri dianggap sebagai titik balik dalam sejarah politik Israel karena menggulingkan Partai Buruh setelah tiga dekade berkuasa.

>>> Haru! Wanita Ini Tempuh 2 Jam ke RS Temui Ibu Sebelum Menikah

in1

Yesh Atid, yang dalam bahasa Ibrani berarti "ada masa depan," didirikan pada tahun 2012 oleh Yair Lapid, seorang mantan jurnalis televisi yang berupaya memposisikan partai tersebut sebagai suara kaum sentris dan sekuler Israel.

Penekanan awal partai pada perekrutan warga Israel Ortodoks Haredi ke dalam militer telah berkembang menjadi dukungan yang lebih luas untuk mendefinisikan kembali hubungan antara agama dan negara ke arah pluralisme agama yang lebih besar.

Shas adalah partai keagamaan terbesar di Israel dan mewakili kepentingan Yahudi Sephardi dan Mizrahi.

Partai ini didirikan pada tahun 1984 oleh Rabbi Ovadia Yosef, almarhum kepala rabbi Sephardi Israel.

Partai ini bersikap fleksibel terhadap konflik Israel-Palestina dan bersedia duduk dalam koalisi pemerintahan yang dipimpin oleh Partai Buruh dan Likud.

Biru dan Putih (Kahol Lavan) adalah koalisi sentris yang dipimpin oleh pensiunan jenderal Benny Gantz.

Dibentuk menjelang pemilihan Knesset April 2019, partai ini berhasil memenangkan 35 kursi di Knesset (sama dengan Likud).

Yamina artinya ke kanan, adalah aliansi dari beberapa partai sayap kanan dan keagamaan yang dipimpin oleh Naftali Bennett, seorang nasionalis garis keras dan pendukung proyek pemukiman.

Partai ini menentang pembentukan negara Palestina dan mendukung perluasan kedaulatan Israel di Tepi Barat.

Yisrael Beiteinu dibentuk pada tahun 1999 dan mewakili kepentingan warga Israel berbahasa Rusia, sebuah komunitas yang sebagian besar sekuler dan cenderung ke kanan dalam isu-isu diplomasi dan kebijakan pertahanan.

>>> Ramalan Zodiak 23 Juni: Aquarius Hentikan Perdebatan, Pisces Lebih Baik Diam

Partai ini berupaya memperluas basisnya di luar komunitas berbahasa Rusia dan mengambil sikap keras terhadap perdamaian Israel-Palestina serta mendukung pertukaran lahan dalam kesepakatan perdamaian apa pun yang pada akhirnya akan mencabut kewarganegaraan banyak warga Arab Israel.