>>> Link Live Streaming Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026

Kasus kedua terungkap pada 25 Mei 2026 pukul 23.00 WIB di Terminal 2F Kedatangan Internasional.

in1

Petugas menangkap warga China berinisial JZ yang baru tiba dari Thailand menggunakan pesawat Thai Lion Air SL116.

Dalam koper hitam milik JZ ditemukan satu botol berisi 500 ml cairan etomidate dengan berat 572,2 gram yang disembunyikan dalam kantong plastik.

JZ diperintah seseorang berinisial HC (DPO) untuk membawa etomidate dari Thailand ke Jakarta.

JZ dijanjikan bayaran 50.000 Yuan (sekitar Rp132,5 juta). Barang bukti diperkirakan bernilai Rp5,6 miliar dan dapat menghasilkan sekitar 800 cartridge vape.

Kasus ketiga terjadi pada 26 Februari 2026 pukul 21.00 WIB di Terminal 3 Kedatangan Internasional.

Petugas menangkap SP, warga Thailand yang tiba menggunakan pesawat Thai Airways TG435 dari Bangkok.

Dalam koper hitam SP ditemukan tujuh botol berisi cairan etomidate yang disamarkan dalam kemasan produk sehari-hari.

Rinciannya tiga botol berisi 2.100 ml dan empat botol berisi 2.000 ml, total 4.100 ml dengan berat 4.129 gram.

SP dijanjikan upah 80.000 Baht (sekitar Rp43,6 juta).

Dari ketiga kasus, total etomidate yang disita mencapai 8.600 ml dengan estimasi nilai ekonomi Rp97,87 miliar.

>>> Kejati Jabar Periksa Wabup Indramayu sebagai Tersangka Korupsi DPRD

Menurut Michael, barang bukti tersebut diperkirakan dapat diolah menjadi hampir 14 ribu cartridge vape mengandung etomidate.