Kabar baik bagi orang tua dan pendidik: sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa aktivitas fisik tidak hanya baik untuk kesehatan tubuh, tetapi juga dapat meningkatkan kecerdasan atau Intelligence Quotient (IQ) pada anak-anak dan remaja.

Mengutip Psy Post, temuan ini memperkuat bukti ilmiah yang mengaitkan olahraga dengan perkembangan kognitif pada usia muda.

in1

>>> WhatsApp Tunjuk Pendiri CRED Kunal Shah sebagai Kepala Baru Gantikan Will Cathcart

Para peneliti menilai kebiasaan bergerak aktif bisa menjadi strategi sederhana namun efektif untuk mendukung kemampuan berpikir, belajar, dan memecahkan masalah.

Studi tersebut menemukan peningkatan rata-rata 4 poin dalam skor IQ di antara para peserta, menyoroti peran penting olahraga dalam membentuk pikiran dan tubuh selama masa kanak-kanak dan remaja.

Meta-analisis 14 Uji Coba

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa olahraga bermanfaat bagi fungsi kognitif seperti memori, perhatian, dan fungsi eksekutif.

Namun, hubungan spesifik antara olahraga dan kecerdasan umum, termasuk IQ, masih kurang dieksplorasi.

Faktor pendorong lain di balik penelitian ini adalah semakin meningkatnya pengakuan akan pentingnya intervensi dini untuk perkembangan kognitif.

Masa kanak-kanak dan remaja merupakan periode penting bagi plastisitas otak, di mana pengalaman dapat memiliki efek jangka panjang pada pertumbuhan kognitif dan saraf.

Dengan mengidentifikasi apakah olahraga memiliki dampak langsung pada kecerdasan, para peneliti bertujuan memberikan wawasan yang dapat menginformasikan kebijakan pendidikan dan mendorong pengintegrasian aktivitas fisik ke dalam kurikulum sekolah.

Penulis utama penelitian, Javier S.

Morales, Peneliti Pasca Doktoral Ramón y Cajal di Universitas Almería sekaligus salah satu direktur Fissac, menjelaskan bahwa ketertarikan timnya muncul dari semakin banyaknya bukti ilmiah mengenai hubungan antara aktivitas fisik dan perkembangan otak.