>>> Paramount Petals Padukan Infrastruktur dan Aktivasi Komunitas di Kawasan Mandiri

Program tersebut juga menciptakan aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

in1

Sebanyak 28 orang terlibat dalam rantai pasok mulai dari pengumpulan sampah kelapa di kawasan pantai, proses pemilahan dan pengolahan, hingga distribusi produk cocopeat.

SIG menyebut produk cocopeat yang dihasilkan telah lulus pengujian laboratorium Balai Riset dan Standardisasi Industri terkait kandungan kalsium dan protein sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran pakan ternak.

“Program Sakeladera menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan dengan rasio Social Return on Investment (SROI) sebesar 2,5.

Artinya, setiap Rp1 investasi menghasilkan Rp2,5 manfaat bagi masyarakat,” kata Vita.

Salah satu penerima manfaat program, Muhammad Ikhsan dari Kelompok Usaha Puyuh Andalas, mengatakan program tersebut membantu menekan biaya produksi sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari limbah yang sebelumnya tidak termanfaatkan.

“Program Sakeladera sangat inovatif dan memberikan banyak manfaat. Program ini telah membawa perubahan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sekarang sampah kelapa tidak lagi dibuang percuma. Kami bisa mengolahnya menjadi produk yang bernilai ekonomi, bahkan membantu menekan biaya produksi pakan ternak,” ujar Ikhsan.

>>> Surabaya Susun Peta Jalan Infrastruktur Biru-Hijau untuk Atasi Banjir dan Panas

Program Sakeladera menjadi salah satu upaya pemanfaatan limbah berbasis ekonomi sirkular yang menggabungkan pengelolaan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan efisiensi biaya produksi sektor peternakan di Aceh.