Jetour T2 resmi hadir di Indonesia sebagai SUV offroad yang mengusung mesin internal combustion engine (ICE) naturally aspirated (NA).

Mobil ini menjadi pilihan menarik bagi pencinta otomotif yang menginginkan performa bertenaga tanpa turbocharger.

in1

>>> Veda Ega Pratama Maksimalkan Kelebihan Motor Honda di Moto3 2026

Dapur pacu Jetour T2 mengandalkan mesin 2.0 TGDI yang mampu memproduksi tenaga 245 PS dan torsi 375 Nm.

Performa tersebut dinilai sangat bertenaga untuk mendukung mobilitas harian maupun petualangan offroad.

SUV ini dipasarkan dengan harga Rp588.000.000 on the road DKI Jakarta dan menyediakan delapan opsi mode berkendara.

Mode tersebut meliputi Eco, Normal, Sport, Snow, Mud, Sand, Rock, dan X-Mode.

Akselerasi awal terasa sedikit tertahan saat mode Eco aktif, namun pasokan tenaga langsung responsif saat beralih ke mode Normal.

Performa mesin 2.0 TGDI baru menunjukkan kemampuan maksimalnya saat memasuki mode Sport.

Dimensi Gagah dan Kenyamanan Suspensi

Jetour T2 tampil mencolok berkat desain bodi boxy dengan dimensi panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, dan tinggi 1.880 mm.

>>> RM BTS Jadi Duta Global Pertama Museum Nasional Korea

Meski posturnya bongsor, kenyamanan kabin tetap mumpuni dan penumpang tidak merasakan gejala limbung.

Stabilitas saat akselerasi dan manuver didukung perpaduan suspensi empuk serta sasis monokok.

Sistem Keamanan Pintar ADAS

Jetour T2 dibekali sistem keselamatan Bosch 5 + 3 ADAS sensor suite generasi terbaru.

Fitur keselamatan aktif mencakup Forward Collision Warning, Rear Collision Warning, Advanced Emergency Braking, Blind Spot Detection, dan Lane Change Warning.

Aktivitas parkir semakin praktis berkat layar head unit 15,6 inci yang terintegrasi dengan 540° Panoramic Camera.

Selain varian bensin, lini produk ini juga akan dilengkapi varian ramah lingkungan.

>>> Pramono Ucapkan Terima Kasih ke ARMY, Konser BTS Tambah Satu Hari

Model Jetour T2 PHEV diprediksi meluncur pada semester II 2026 dengan harga sekitar Rp838 jutaan.