Kemampuan Lemparan yang Berawal dari Permainan Tradisional

Sebelum dikenal sebagai kiper tim nasional, Beiranvand sudah memiliki kemampuan fisik yang berbeda dibandingkan pemain lain seusianya.

Sejak kecil ia terbiasa memainkan Dalparan, permainan tradisional di daerah pegunungan yang mengharuskan peserta melempar batu sejauh mungkin. Aktivitas itu dilakukan untuk membantu menjaga ternak.

in1

Tanpa disadari, kebiasaan tersebut membentuk kekuatan lemparan tangan yang kemudian menjadi salah satu senjata utamanya di lapangan sepak bola.

Pemegang Dua Rekor Dunia Guinness

Kemampuan distribusi bola Beiranvand tidak hanya dikenal di level internasional, tetapi juga tercatat dalam Guinness World Records.

Kiper Tractor SC itu memegang dua rekor dunia di cabang sepak bola.

  • Lemparan bola terjauh dalam pertandingan sepak bola dengan jarak 61,002 meter saat Iran menghadapi Korea Selatan pada Oktober 2016.
  • Tendangan drop kick terjauh dalam sepak bola dengan jarak 78,014 meter.

Rekor tersebut membuat namanya dikenal luas sebagai salah satu kiper dengan distribusi bola terbaik di dunia.

Namun saat menghadapi Belgia, kemampuan yang paling menonjol justru datang dari aksi penyelamatannya. Dengan postur 193 sentimeter, Beiranvand berkali-kali mematahkan peluang lawan dan menjaga gawang Iran tetap aman hingga peluit akhir.

Iran Bertahan di Tengah Kendala Piala Dunia 2026

Perjuangan Iran pada turnamen kali ini juga diwarnai berbagai hambatan di luar lapangan.

Masalah geopolitik dan urusan visa membuat skuad Iran tidak dapat menetap di Amerika Serikat seperti mayoritas peserta lainnya. Tim harus menggunakan Meksiko sebagai basis selama kompetisi berlangsung.

Akibatnya, para pemain harus bolak-balik melintasi perbatasan menjelang pertandingan dan menjalani proses imigrasi yang tidak singkat.

Dalam beberapa kesempatan, rombongan tim baru memperoleh izin masuk ke Amerika Serikat sekitar sehari sebelum laga dimulai. Setelah pertandingan pertama melawan Australia yang berakhir 2-2, mereka juga harus segera meninggalkan wilayah Amerika Serikat.

Situasi tersebut menambah beban fisik sekaligus tekanan mental bagi para pemain di tengah jadwal turnamen yang padat.

Meski menghadapi berbagai kendala, Iran tetap mampu bersaing. Hasil imbang melawan Belgia membuat peluang mereka menuju babak 32 besar masih terbuka.

Iran akan menjalani laga penentuan menghadapi Mesir pada Sabtu (27/6/2026) pukul 10.00 WIB.