Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah mengkonsolidasikan 258 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari total sekitar 1.077 entitas perusahaan pelat merah.

Langkah ini merupakan bagian dari transformasi yang tengah dijalankan super holding BUMN tersebut.

in1

>>> Bukan Hanya Sesar Palu-Koro, Pakar Ungkap Bahaya Geologis Tersembunyi

CEO BPI Danantara Rosan Roeslani melaporkan perkembangan ini kepada Presiden Prabowo Subianto di kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Minggu (21/6).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa target konsolidasi berikutnya adalah sekitar 300 entitas BUMN dalam waktu dekat.

Transformasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola BUMN, serta mengurangi beban biaya yang selama ini ditanggung negara.

>>> Biodata Tampang Dhieta Yuniar Sosok Istri Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono Lengkap dari Umur, Agama dan IG yang Viral Diduga Ikut jadi Peserta Mandiri Jogja Marathon 2026

Teddy menambahkan bahwa pengelolaan aset negara perlu dilakukan lebih baik untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain konsolidasi BUMN, pertemuan tersebut juga membahas peluang ekonomi baru yang dapat didorong Danantara.

>>> Siapa Dhieta Yuniar? Istri Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono yang Viral Diduga Ikut jadi Peserta Mandiri Jogja Marathon 2026

Peluang itu mencakup industri kreatif dan sektor pariwisata, termasuk penyelenggaraan event olahraga, konser musik, dan kegiatan lain yang mampu menciptakan lapangan kerja serta menarik investasi.