Bukan Hanya Sesar Palu-Koro, Pakar Ungkap Bahaya Geologis Tersembunyi
Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) Daryono menyebut gempa M6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6) memberikan pelajaran penting tentang paradigma mitigasi bencana kebumian.
Menurut Daryono, kita tidak bisa lagi hanya fokus pada sesar utama, melainkan harus segera mengakselerasi pemetaan seismik hingga tingkat yang lebih detail.
"Pemerintah daerah perlu menjadikan data kerawanan ini sebagai acuan utama dalam penataan ruang, termasuk membatasi pembangunan di atas zona sesar aktif.
Mengingat kompleksitas ini, kesiapsiagaan bukan lagi sebuah opsi, melainkan sebuah kebutuhan mutlak bagi kelangsungan hidup di zona seismik aktif seperti Sulawesi Tengah," katanya dalam keterangan, Rabu (17/6).
Ancaman dari Sesar Kompleks dan Endapan Sedimen
Daryono menjelaskan gempa M6,7 tersebut menyingkap kerentanan geologis yang mendalam di wilayah ini.
Sebagai gempa kerak dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa ancaman seismik di Sulawesi tidak hanya bersumber dari jalur sesar utama Palu-Koro, melainkan juga dari percabangan sesar kompleks di sekitarnya.
Secara tektonik, kawasan Palolo dan Sausu merupakan zona tarikan atau pull-apart yang terbentuk akibat dinamika Sesar Palu-Koro.
Ketidaksempurnaan pada jalur sesar geser utama menciptakan peregangan kerak bumi yang melahirkan sesar-sesar turun, kemudian membentuk cekungan atau basin yang kini terisi oleh endapan sedimen.
"Inilah yang menjadi kunci mengapa guncangan gempa ini menjadi sangat destruktif," tuturnya.
Menurut Daryono, endapan sedimen yang lunak di wilayah cekungan cenderung mengamplifikasi atau memperkuat gelombang seismik, sehingga bangunan di atasnya menerima guncangan jauh lebih kuat dibandingkan area dengan batuan dasar yang keras.
Update Terbaru
72,2% Orang RI Keluarkan Uang Lebih Karena Lewatkan Sikat Gigi Malam
Senin / 22-06-2026, 14:56 WIB
Mengenal Ciri dan Dampak Buruk Micromanagement di Lingkungan Kerja
Senin / 22-06-2026, 14:56 WIB
GPIM Deklarasikan Dukungan untuk Program Presiden Prabowo di Cibubur
Senin / 22-06-2026, 14:56 WIB
NASA Siap Luncurkan Misi Penyelamatan Teleskop Neil Gehrels Swift
Senin / 22-06-2026, 14:56 WIB
RUPST Inalum Setujui Perombakan Direksi dan Catat Rekor Laba Bersih
Senin / 22-06-2026, 14:56 WIB
Selisih Umur Lina Mukherjee dan Luca Spiteri Berapa? Inilah Biodata Selebgram yang Resmi Menikah di Italia
Senin / 22-06-2026, 14:55 WIB
OPPO Reno16 Series 5G, Enco Air5, dan OPPO Bubble Segera Hadir di India
Senin / 22-06-2026, 14:53 WIB
3 Rekomendasi Tablet 2 Jutaan Terbaik Versi David GadgetIn
Senin / 22-06-2026, 14:53 WIB
Mendag Tegaskan NIB Wajib bagi Pelaku E-commerce, Bukan untuk Pajak
Senin / 22-06-2026, 14:53 WIB
BSDE Bayar Kupon Enam Seri Surat Utang Senilai Miliaran Rupiah
Senin / 22-06-2026, 14:52 WIB
Francisco Conceicao: Pemain Portugal Tak Wajib Oper Bola ke Cristiano Ronaldo
Senin / 22-06-2026, 14:52 WIB
Apple Watch Lawas Tak Dapat watchOS 27, Ternyata Ini Sebabnya
Senin / 22-06-2026, 14:52 WIB
HUT Jakarta ke-499, Transjakarta, MRT, dan LRT Cuma Rp1
Senin / 22-06-2026, 14:52 WIB
Kode Redeem FF Hari Ini 22 Juni 2026: Ada Diamond dan Skin Gratis?
Senin / 22-06-2026, 14:52 WIB






