Khutbah Jumat 26 Juni 2026 Angkat Qana’ah sebagai Bekal Menghadapi Ujian Kehidupan

Qana’ah menjadi salah satu akhlak yang dianjurkan dalam Islam karena mengajarkan sikap menerima, merasa cukup, dan bersyukur atas segala ketentuan yang diberikan Allah SWT. Nilai tersebut dinilai penting di tengah berbagai tantangan hidup yang dihadapi masyarakat saat ini.

Dalam materi khutbah Jumat bertema Qana’ah dalam Perjuangan dan Kepasrahan, umat Islam diajak menanamkan rasa cukup dalam diri tanpa mengurangi semangat berikhtiar. Sikap tersebut juga menjadi benteng dari sifat tamak dan kecenderungan mengejar dunia secara berlebihan.

Qana’ah Menjadi Penawar Keserakahan

in1

Khutbah menjelaskan bahwa banyak persoalan muncul ketika manusia merasa tidak pernah cukup terhadap apa yang dimilikinya. Perasaan takut kehilangan rezeki atau khawatir tidak memperoleh bagian sering kali mendorong seseorang mengambil jalan yang tidak tepat.

Dalam kajian para ulama, qana’ah dipandang sebagai obat bagi hati yang dipenuhi kerakusan. Keyakinan bahwa rezeki telah diatur Allah SWT menjadi landasan agar manusia tetap tenang dan tidak melampaui batas dalam mencarinya.

Allah SWT berfirman dalam Surah Hud ayat 6 yang menjelaskan bahwa seluruh makhluk hidup telah dijamin rezekinya dan semuanya berada dalam pengetahuan-Nya.

Pesan tersebut mengingatkan bahwa usaha tetap harus dilakukan, namun hasil akhirnya berada dalam ketentuan Allah SWT.

>>> Dirjen Imigrasi Tolak Usul Bebas Visa Kunjungan, Sebut Mengobral Negara

Menjaga Diri dari Sifat yang Membinasakan

Khutbah juga mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan tiga perkara yang membinasakan, yakni sifat kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, dan rasa kagum berlebihan terhadap diri sendiri.

Sebaliknya, keselamatan diperoleh melalui sikap adil, hidup sederhana dalam kondisi lapang maupun sempit, serta menjaga rasa takut kepada Allah SWT baik saat sendiri maupun di hadapan orang lain.