Tengkorak Berusia 146.000 Tahun Akhirnya Teridentifikasi sebagai Denisovan
Selama bertahun-tahun, para ilmuwan tidak bisa mengklasifikasikan tengkorak besar yang ditemukan di Harbin, China.
Fosil itu memiliki rongga otak rendah memanjang, rongga mata persegi, alis tebal, dan gigi besar.
>>> Sandiana Soemarko Dorong Perubahan Sosial Lewat Aksi Kemanusiaan
Pada 2021, peneliti yang pertama menganalisisnya mengusulkan spesies baru bernama Homo longi atau 'Manusia Naga'.
Namun, dua studi independen yang diterbitkan di Cell dan Science akhirnya memecahkan misteri tersebut.
Analisis molekuler membuktikan bahwa tengkorak Harbin, yang berusia setidaknya 146.000 tahun, bukan spesies terpisah. Sebaliknya, fosil itu adalah tengkorak hampir utuh pertama yang terkait dengan Denisovan.
Dari Fragmen ke Wajah
Denisovan pertama kali diketahui pada 2010 ketika DNA diekstraksi dari tulang jari di Gua Denisova, Siberia.
Selama 15 tahun, ilmuwan memiliki data genetik tetapi tidak tahu seperti apa rupa mereka.
Tim peneliti yang dipimpin Qiaomei Fu dari Akademi Ilmu Pengetahuan China dan Qiang Ji dari Universitas Hebei GEO menemukan jawabannya.
Mereka mengerok karang gigi dari tengkorak Harbin dan berhasil memulihkan DNA mitokondria.
Sampel yang sama juga menghasilkan 95 protein kuno, tiga di antaranya cocok dengan varian Denisovan.
>>> Spanyol Hajar Arab Saudi 3-0 di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Sebelumnya, protein Denisovan ditemukan di rahang dari Dataran Tinggi Tibet dan lepas pantai Taiwan, tetapi tanpa wajah.
Perdebatan Nama
Data molekuler menjawab pertanyaan biologis, tetapi memicu perdebatan baru tentang penamaan. Beberapa antropolog berpendapat Homo longi harus menjadi nama resmi untuk semua Denisovan.
Chris Stringer dari Natural History Museum London mengatakan aturan taksonomi mengharuskan penggunaan nama spesies pertama yang diberikan.
Namun, Svante Pääbo, peraih Nobel yang pertama mengurutkan DNA Denisovan, menolak pendekatan itu.
Pääbo berargumen bahwa memberi nama spesies terpisah menyesatkan karena Denisovan, Neanderthal, dan manusia modern sering kawin campur. Sejarah evolusi manusia lebih mirip jaring populasi yang saling terhubung.
Ciri Fisik Tengkorak
Individu Harbin adalah laki-laki dewasa dengan kapasitas tengkorak sekitar 1.420 mililiter. Ukuran otak ini setara dengan rata-rata Neanderthal dan manusia modern, melampaui leluhur manusia yang lebih primitif.
Tengkorak ini menggabungkan ciri kuno seperti alis tebal dengan ukuran otak modern.
>>> Revitalisasi Kompleks di Tianjin Dorong Ekonomi Malam
Kini antropolog dapat memeriksa ulang fosil manusia lain di Asia untuk melihat apakah mereka juga termasuk Denisovan.
Update Terbaru
Diskon Range Rover Evoque L di China Capai 60%, Harga Turun Jadi Rp 430 Juta
Senin / 22-06-2026, 01:27 WIB
Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0 di Piala Dunia 2026
Senin / 22-06-2026, 01:22 WIB
Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0, Lamine Yamal Samai Rekor Pele
Senin / 22-06-2026, 01:20 WIB
Lamine Yamal Masuk Daftar 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia
Senin / 22-06-2026, 01:07 WIB
Spanyol Hajar Arab Saudi 4-0 di Piala Dunia 2026
Senin / 22-06-2026, 01:07 WIB
Argentina Kembali ke Dallas di Piala Dunia 2026, Kenang Tragedi Maradona
Senin / 22-06-2026, 01:06 WIB
Argentina Kembali ke Dallas, Kota Kelam Maradona di Piala Dunia 1994
Senin / 22-06-2026, 01:04 WIB
Berhenti Merokok Turunkan Risiko Demensia, Semakin Lama Semakin Baik
Senin / 22-06-2026, 01:02 WIB
Bek Tunisia Bongkar Borok Federasi Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Senin / 22-06-2026, 00:56 WIB
Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Telan Kekalahan Telak
Senin / 22-06-2026, 00:56 WIB
Jepang Bantai Tunisia 4-0 di Laga Ke-1000 Piala Dunia 2026
Senin / 22-06-2026, 00:52 WIB
Jepang Juara Piala Dunia 2026? Deretan Rekor Samurai Biru Usai Tebas Tunisia
Senin / 22-06-2026, 00:52 WIB
ASDP Kembangkan Pelabuhan Tanjung Uban untuk Perkuat Konektivitas Maritim Kepri
Senin / 22-06-2026, 00:44 WIB
Oceanman Bali 2026 Sukses, Diikuti 27 Negara
Senin / 22-06-2026, 00:44 WIB






