Viral Dugaan Ajudan Ikut Jogja Marathon 2026 Tanpa BIB, Marshal Disebut Sempat Ditegur

Perbincangan di media sosial pada Minggu, 21 Juni 2026, ramai menyoroti dugaan pelanggaran aturan peserta dalam gelaran Mandiri Jogja Marathon 2026. Sorotan muncul setelah beredar sejumlah unggahan yang memperlihatkan seorang pria yang disebut mengikuti lomba tanpa mengenakan nomor peserta atau bib.

Dalam ajang lari resmi, bib atau Body Identification Number merupakan identitas wajib yang digunakan peserta sebagai bukti registrasi sekaligus alat verifikasi selama perlombaan berlangsung.

in1

Narasi yang beredar menyebut pria tersebut merupakan ajudan dari seorang perwira tinggi TNI yang tengah mengikuti lomba. Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak yang disebut dalam unggahan tersebut.

Sejumlah akun di media sosial mengaitkan sosok yang berada di lokasi dengan Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono. Namun informasi tersebut masih sebatas klaim yang beredar dan belum memperoleh konfirmasi dari pihak terkait.

Berdasarkan keterangan yang ramai dibagikan warganet, ajudan itu disebut ikut berada di lintasan untuk mendokumentasikan kegiatan komandannya selama berlari. Ia dikabarkan merekam video dan mengambil foto menggunakan telepon genggam saat berada di jalur lomba.

Persoalan muncul setelah seorang peserta melaporkan keberadaan pelari tanpa bib kepada marshal yang bertugas di lintasan. Sesuai ketentuan penyelenggaraan lomba, setiap orang yang mengikuti race wajib terdaftar dan mengenakan nomor peserta resmi.

>>> Kenali Masalah Fisik Saat Menyusui dan Cara Tepat Mengatasinya

Marshal kemudian meminta pria tersebut meninggalkan jalur lomba karena tidak tercatat sebagai peserta. Tindakan itu dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap kepatuhan aturan perlombaan.

Tak lama setelah kejadian tersebut, muncul klaim di media sosial yang menyebut ajudan itu kembali berada di lintasan setelah dipanggil oleh komandannya.

Dalam unggahan yang beredar, komandan yang dimaksud juga disebut sempat menyampaikan beberapa kalimat kepada marshal, di antaranya "Saya undangan Mandiri", "Ini ajudan saya", serta "Awas kamu ya".

Sampai berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari penyelenggara, pihak TNI, maupun pihak yang disebut dalam unggahan mengenai kronologi maupun kebenaran informasi yang beredar tersebut.