Jadi ketika jalan ke sini kayak, oke, saya balik ke rumah. Kalau saya enggak di rumah, ya saya punya rumah kedua yaitu Sekata Kopi.

Kita tidak hanya menjual kopi, tapi seperti hashtag kita sebagai rumah kedua," tutur David.

in1

Penerapan strategi tersebut dinilai memberikan hasil yang efektif bagi bisnis. Sekata Kopi kini berhasil membentuk basis pelanggan setia yang datang untuk berinteraksi dan membangun komunitas tertentu.

Kondisi ini membuat David tidak lagi memandang kedai kopi lain sebagai kompetitor langsung karena setiap usaha F&B memiliki target pasar dan keunikan tersendiri.

Efek dari konsep rumah kedua juga mentransformasi Sekata Kopi menjadi wadah berkumpulnya kelompok kreatif hingga komunitas olahraga dalam menjalankan aktivitas mereka.

Di samping aspek kenyamanan, kedai kopi ini juga beradaptasi dengan pergeseran kebiasaan konsumen lewat inovasi area khusus bagi pengguna vape dan produk tembakau yang dipanaskan.

Kebijakan area khusus tersebut diputuskan setelah mengamati peningkatan jumlah pelanggan yang beralih ke produk tembakau alternatif.

"Produk tembakau alternatif tidak seperti rokok, enggak membuat bau dan menimbulkan asap. Jadi, pas buat coffee shop-nya kita sehingga pengunjung lain tidak akan terganggu," ujar David.

"Yang paling penting adalah ketika punya ide, yang paling penting adalah buat business plan. Bisnis apa pun, sekecil apa pun, business plan itu harus dibuat.

>>> Veda Ega Pratama Tembus Lima Besar Moto3 Ceko 2026 Usai Start ke-20

Dan enggak ada yang enggak mungkin," pungkas David.