Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menanggapi penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa terkait kasus fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo.

Ia meminta publik menghormati proses hukum yang berjalan dan mendoakan kesembuhan keduanya yang kini dirawat di RS Polri.

in1

>>> Influencer Digital: Antara Pengaruh Besar dan Tanggung Jawab yang Setara

"Ya, diikuti saja proses yang ada, dan yang paling penting kita doakan yang terbaik untuk Bapak Roy Suryo dan Dokter Tifa, karena kemarin saya dengar beliau berdua dirawat di RS Polri," ujar Gibran di Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Minggu (21/6/2026).

Roy Suryo dan dr Tifa telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait isu ijazah palsu Jokowi.

Keduanya ditangkap penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat (19/6/2026) pagi untuk dilimpahkan ke kejaksaan. Namun, kondisi kesehatan mereka menurun hingga harus dirawat di RS Polri.

"Semoga segera sembuh. Semoga segera pulih," ucap Gibran.

Penyakit Bawaan

Kuasa hukum Roy Suryo dan dr Tifa, Refly Harun, menyebut kedua kliennya memerlukan penanganan medis khusus.

Meski kondisi umum mereka stabil, tim dokter menemukan penyakit bawaan yang memerlukan observasi lebih lanjut agar tidak memburuk selama penahanan.

>>> 7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!

Refly menjelaskan bahwa kondisi kesehatan Roy dan dr Tifa belum memungkinkan untuk kembali menjalani aktivitas hukum secara penuh tanpa pengawasan ahli.

Opsi rawat inap menjadi jalan terbaik bagi kestabilan fisik keduanya.

Menurut Refly, Roy Suryo awalnya sempat menolak dirawat di rumah sakit.

Namun, setelah mempertimbangkan saran keluarga dan tim hukum demi keamanan kesehatan jangka panjang, mantan Menpora itu akhirnya menerima rekomendasi dokter.

Belum diketahui pasti sampai kapan keduanya akan dirawat di RS Polri. Semua keputusan teknis kini sepenuhnya berada di bawah kendali tim medis.

>>> Festival Kuliner Gratis Tutup Peringatan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi

"Kalau berapa lamanya dirawat kita tidak tahu. Itu tergantung perkembangan kondisi dan keputusan dokter," pungkas Refly.