UNHCR Apresiasi Komitmen Indonesia Lindungi Pengungsi
Komisariat Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR) memberikan apresiasi atas komitmen dan tanggung jawab kemanusiaan Indonesia yang telah memberikan rasa aman serta harapan bagi para pengungsi.
"Komitmen kemanusiaan Indonesia selama ini telah memberikan rasa aman dan harapan bagi orang-orang yang terpaksa mengungsi, sekaligus menunjukkan pentingnya tanggung jawab bersama," kata Hendrik Therik, juru bicara UNHCR Indonesia dalam siaran pers di Jakarta, Minggu.
>>> 5 Rekomendasi Solar Panel Terbaik untuk Rumah dan Portabel
Menurut Therik, solidaritas yang ditunjukkan berbagai pihak terhadap pengungsi membuktikan bahwa pelindungan dapat diwujudkan melalui kolaborasi, kepedulian, dan tindakan nyata.
Berdasarkan laporan Global Trends UNHCR, tujuh dari sepuluh pengungsi di seluruh dunia hidup dalam kondisi pengungsian jangka panjang.
Mereka menghabiskan waktu bertahun-tahun jauh dari rumah sambil menunggu solusi berkelanjutan.
UNHCR menyebutkan bahwa bantuan kemanusiaan memang dapat menyelamatkan nyawa, tetapi tidak memungkinkan para pengungsi untuk membangun kembali kehidupan dan masa depan mereka.
Situasi serupa juga terjadi di Indonesia. Banyak pengungsi telah tinggal di Indonesia selama bertahun-tahun sambil menunggu solusi jangka panjang.
"Namun, ketika diberikan kesempatan untuk memanfaatkan keterampilan, melanjutkan pendidikan, menjadi sukarelawan, dan berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat, semua pihak akan diuntungkan," kata Emily Bojovic, Senior Protection Officer UNHCR Indonesia.
Dua di antara 12.000 pengungsi dan pencari suaka yang saat ini mengungsi di Indonesia adalah Amed dan Amina.
>>> Bali Tourism Run: Lari Berpindah Destinasi Promosikan Wisata Kurang Dikenal
Amed mendirikan organisasi komunitas yang dipimpin oleh pengungsi untuk membantu sesama pengungsi menyesuaikan diri dengan kehidupan Indonesia, serta menyediakan kegiatan belajar informal untuk pengungsi anak.
Sementara Amina, seorang ibu dan istri asal Afganistan yang juga pelatih karate, membantu anggota komunitasnya membangun kepercayaan diri dan ketangguhan.
Update Terbaru
FIFA Terapkan Aturan Kartu Merah bagi Pemain yang Tutup Mulut
Minggu / 21-06-2026, 17:16 WIB
Dishub Jatim Kaji Kapal Cepat Hydrofoil untuk Rute Kepulauan
Minggu / 21-06-2026, 17:12 WIB
Wagub Sulsel: Penanganan stunting butuh konvergensi lintas sektor
Minggu / 21-06-2026, 17:11 WIB
Menpora: Sport tourism dorong masyarakat sehat dan pertumbuhan ekonomi
Minggu / 21-06-2026, 17:11 WIB
Hakim Danish Juara Moto3 Ceko 2026, Veda Pratama Finis Kelima
Minggu / 21-06-2026, 17:11 WIB
Dua Pabrik Komponen Otomotif di Jatim Terancam PHK Massal
Minggu / 21-06-2026, 17:08 WIB
Jemaah Haji Asal Aceh Wafat di Arab Saudi Bertambah Jadi 15 Orang
Minggu / 21-06-2026, 17:08 WIB
Matias Galarza Kenakan Jam Tangan Wasit yang Jatuh di Laga Turki vs Paraguay
Minggu / 21-06-2026, 17:08 WIB
Kit Rp14 Juta Ubah Suzuki Spacia Gear Jadi Retro Off-Roader
Minggu / 21-06-2026, 17:06 WIB
Zendaya Jatuh Hati pada Tom Holland Berkat Aksi Drag di Lip Sync Battle
Minggu / 21-06-2026, 17:06 WIB
Guru SD Jadi Sorotan, Kasus Dugaan Upskirting Bayu Sapto Nugroho Ditangani Polisi
Minggu / 21-06-2026, 17:05 WIB
4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan
Minggu / 21-06-2026, 17:05 WIB
Tanpa APBD, Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Patung Sudirman Tetap
Minggu / 21-06-2026, 17:04 WIB
Jamaah Haji Gorontalo Kloter 28 Tiba di Makassar
Minggu / 21-06-2026, 17:04 WIB






