Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan mengumumkan bahwa negaranya telah mengekspor kapal perang ke negara anggota NATO dan Uni Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Pernyataan itu disampaikan Erdogan dalam upacara serah terima kapal di Istanbul pada Sabtu (20/6).

in1

>>> Veda Ega Pratama Kena Penalti 12 Posisi Start di GP Ceko

"Industri pembuatan kapal angkatan laut kami sedang menjalani masa-masa paling sibuk dan produktif dalam sejarah 103 tahun Republik Turkiye," ujar Erdogan.

Ia menambahkan bahwa Turkiye termasuk negara yang membangun kapal perang dalam jumlah terbanyak secara bersamaan.

"Dengan penandatanganan kontrak bersama Rumania, Turkiye telah mengekspor kapal perang ke negara anggota NATO dan Uni Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah," kata Erdogan.

Kapal patroli Cam Roman dibangun di Galangan Kapal Istanbul berdasarkan kontrak dengan Rumania.

>>> Audisi Miss Indonesia ke-20 Berakhir di Jakarta, Pendaftar Melonjak

Erdogan memperkirakan bahwa Turkiye telah membangun lebih dari 140 wahana angkatan laut untuk klien asing dalam beberapa tahun terakhir.

"Kami meraih keberhasilan bersejarah dengan mengekspor produk pertahanan dan penerbangan senilai 996 juta dolar (Rp17,75 triliun) bulan lalu," ungkapnya.

Ia membandingkan dengan 23 tahun lalu ketika ekspor tahunan hanya sebesar 248 juta dolar (Rp4,42 triliun), kini angka tersebut tercapai hanya dalam waktu satu pekan.

Erdogan menyatakan bahwa Turkiye memandang ekspor teknologi pertahanan ke negara-negara sahabat sebagai sebuah misi.

>>> Langkah Membumi Market 2026 Dorong Generasi Muda Adopsi Gaya Hidup Hijau

Ia menegaskan kembali komitmen Turkiye untuk memperkuat perdamaian, stabilitas, dan keamanan di kawasan.