Dibutuhkan pemikiran strategis dari para guru besar untuk menghasilkan kebijakan berbasis bukti yang dapat mendukung pembangunan nasional.

"Perguruan tinggi yang unggul adalah perguruan tinggi yang mampu memberikan dampak bagi masyarakat," ucap Arief.

in1

Sementara Ketua Majelis Dewan Guru Besar (MDGB) Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) Mindriany Syafila menjelaskan pembangunan kampus sehat tidak hanya dimaknai sebagai lingkungan yang sehat secara fisik.

Tetapi juga mencakup ketahanan mental, sosial, dan ekologis yang menjadi fondasi lahirnya lulusan berkualitas serta agen perubahan bagi masyarakat.

"Kampus sehat bukan sekadar angan-angan, melainkan komitmen nyata yang harus kita mulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar.

>>> Ucapan Saat Mendengar Orang Meninggal dan Doa Kematian dalam Islam

Mari bersama-sama mewujudkan kampus yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga tangguh secara mental, harmonis secara sosial, dan lestari secara ekologis," kata Mindriany.