Pernah mencium aroma parfum seseorang meski ia sudah berjalan jauh? Dalam dunia wewangian, efek itu disebut sillage.

Sillage menjadi faktor penting selain ketahanan aroma. Semakin kuat sillage, semakin mudah aroma tercium orang di sekitar.

in1

>>> Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia

Apa Itu Sillage Parfum?

Sillage berasal dari bahasa Prancis yang berarti "jejak" atau "bekas lintasan". Istilah ini menggambarkan aroma yang tertinggal setelah pemakai parfum melewati suatu area.

Banyak orang mengira sillage sama dengan ketahanan parfum.

Padahal, sillage berkaitan dengan seberapa jauh dan kuat aroma menyebar, sedangkan longevity mengukur lamanya aroma bertahan di kulit.

Sebuah parfum bisa bertahan lama tetapi memiliki sillage lembut. Sebaliknya, ada parfum dengan sillage kuat meski durasinya tidak panjang.

Faktor yang Memengaruhi Sillage

Konsentrasi parfum menjadi faktor utama.

>>> Kasus Hukum Ancam Keikutsertaan Achraf Hakimi di Piala Dunia 2026

Eau de Parfum (EDP) atau Extrait de Parfum umumnya memiliki sillage lebih kuat dibandingkan Eau de Toilette (EDT).

Komposisi aroma juga berpengaruh. Aroma oriental, amber, vanilla, musk, dan rempah-rempah cenderung memiliki sillage lebih menonjol daripada citrus atau aquatic.

Suhu tubuh dan jenis kulit turut memengaruhi. Kulit yang lebih hangat membantu parfum menguap dan menyebar lebih baik.

Rekomendasi Parfum Lokal dengan Sillage Kuat

Beberapa parfum lokal dikenal memiliki sillage yang cukup kuat. Di antaranya HMNS Alpha, Saff & Co Loui, dan Kahf Revered Oud.

>>> Pemprov DKI Mulai Bangun Jembatan Cincin Donat Dukuh Atas, Target Rampung 2028

Parfum-parfum ini meninggalkan jejak aroma yang semerbak saat pemakainya lewat, cocok bagi yang ingin wanginya mudah dikenali.