Ia menjelaskan, dalam beberapa waktu terakhir Eyang Ratih menjalani berbagai agenda di Bali, Yogyakarta, dan Banyuwangi. Selain faktor kelelahan, almarhumah juga memiliki riwayat gangguan sesak napas yang telah lama dialami.

>>> 5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa

in1

Aktif Mengemban Tugas Organisasi Hingga Akhir Hayat
Sampai akhir hayatnya, Eyang Ratih masih menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Budaya DPP FKPPAI periode 2022–2027. Ia juga dikenal sebagai Pimpinan Padepokan Gunung Lawu serta Dewan Penasihat Spiritualis Indonesia.

Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai daerah. Praktisi spiritual Mariza Icha yang tergabung dalam Spiritual Indonesia Bali menyebut wafatnya Eyang Ratih sebagai kehilangan besar bagi komunitas spiritual nasional.

“Atas nama keluarga besar Spiritual Indonesia Bali, kami turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Eyang Ratih. Beliau merupakan sesepuh dan tokoh spiritual perempuan Indonesia yang sangat dihormati. Dedikasi, keteladanan, dan pengabdiannya telah memberikan inspirasi bagi banyak praktisi spiritual di Indonesia,” tutur Icha.

Menurutnya, Eyang Ratih dikenal sebagai pribadi yang bijaksana, rendah hati, dan memiliki perhatian besar terhadap sesama. Sosoknya meninggalkan jejak pengabdian yang akan terus dikenang oleh mereka yang pernah berinteraksi maupun belajar darinya.

“Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi masa duka ini. Jasa dan pengabdian beliau akan selalu kami kenang,” katanya.

Dimakamkan di Bali
Jenazah Eyang Ratih direncanakan dimakamkan di Kabupaten Badung, Bali. Sejumlah pengurus FKPPAI dari tingkat pusat maupun daerah dijadwalkan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Ketua DPP FKPPAI Bali, YM Dr. dr. A.A.G.P. Wiraguna, Sp.D.V.E., FINSDV, FAADV bersama jajaran pengurus daerah akan mewakili organisasi dalam prosesi pemakaman.

Wafatnya Eyang Ratih menutup perjalanan panjang seorang tokoh perempuan yang aktif membina komunitas spiritual, mengembangkan kegiatan budaya, dan mendampingi berbagai generasi spiritualis di Indonesia.