PT Bio Farma (Persero) selaku induk holding Bio Farma Group terus mendorong transformasi dan perbaikan berkelanjutan di seluruh entitas grup.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui keberhasilan PT Indofarma (Persero) Tbk. dalam melakukan pengiriman ekspor produk farmasi ke Afghanistan.

in1

>>> Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Ekspor sebanyak lima kontainer tersebut dilepas dari fasilitas produksi Indofarma di Cibitung, Jawa Barat.

Pelepasan dilakukan oleh Direktur Utama Indofarma Sahat Sihombing dan disaksikan oleh Komisaris Indofarma Didi Agus Mintadi, Direktur Operasional Indofarma Andi Prazos, serta Kepala Departemen Komersial Nasional Institusi Bio Farma Arif Rahmawan Afandi.

Kehadiran jajaran manajemen tersebut mencerminkan sinergi Bio Farma Group dalam memperluas akses pasar internasional. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi industri farmasi Indonesia di tingkat global.

Transformasi dan Daya Saing Global

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menyampaikan bahwa realisasi ekspor tersebut menjadi indikator positif atas transformasi yang dijalankan secara konsisten di lingkungan Bio Farma Group.

“Keberhasilan ekspor ini menjadi momentum penting bagi Bio Farma Group dalam memperkuat daya saing industri kesehatan nasional di tingkat global.

Kami terus mendorong transformasi dan perbaikan berkelanjutan pada seluruh anak perusahaan dan afiliasi agar semakin adaptif, kompetitif, serta mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” ujar Shadiq Akasya.

Menurut Shadiq, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Bio Farma Group dalam mendukung agenda Pemerintah untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional.

Hal ini juga meningkatkan kontribusi Indonesia dalam ekosistem kesehatan global.

Direktur Utama Indofarma, Sahat Sihombing, mengatakan bahwa ekspor ke Afghanistan menjadi dorongan bagi Indofarma untuk terus memperluas jangkauan pasar internasional.