>>> Kementerian ESDM Siapkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa pada 2026

Bendungan Sutami di sekitar stasiun mendukung irigasi, pengendalian banjir, pembangkit listrik, dan wisata Karangkates. Masyarakat juga mengembangkan budidaya ikan air tawar melalui keramba jaring apung.

in1

Kehadiran kereta api memperluas manfaat tersebut.

Wisatawan memiliki alternatif perjalanan, pelaku UMKM mendapat pembeli lebih luas, dan warga sekitar lebih mudah menjalankan aktivitas harian.

"KAI melihat konektivitas sebagai jalan mempertemukan potensi alam, tenaga kerja, wisata, dan ekonomi warga. Di Sumberpucung, kereta api membantu masyarakat menjangkau kesempatan dengan aman dan terjangkau," ujar Anne.

Peluang Pengembangan dan Layanan

Kawasan ini memiliki peluang pengembangan energi terbarukan melalui PLTS Terapung Karangkates. Hal ini berpotensi meningkatkan kebutuhan akses menuju Sumberpucung.

Penguatan konektivitas menuju stasiun menjadi penting. Penataan akses jalan, transportasi lanjutan, promosi wisata, integrasi UMKM, dan ruang publik dapat memperbesar manfaat kereta api.

Stasiun Sumberpucung melayani kereta api jarak jauh dan lokal. Untuk jarak jauh, ada KA Malabar relasi Malang–Bandung dan KA Matarmaja relasi Malang–Pasar Senen.

Untuk mobilitas harian, tersedia Commuter Line Dhoho dan Commuter Line Penataran. Wilayah Sumberpucung juga memiliki Terowongan Karangkates I dan II yang bernilai sejarah.

Anne menegaskan KAI akan terus mendorong stasiun daerah menjadi bagian dari penguatan layanan publik dan pertumbuhan wilayah.

>>> PLN Percepat Pengadaan Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik

"Setiap stasiun menyimpan cerita tentang masyarakat yang ingin hidup lebih baik. Di Sumberpucung, kereta api mendekatkan warga dengan pekerjaan, pendidikan, wisata, dan harapan," tutup Anne.