Rivian Digugat Konsumen Terkait Klaim Fitur Swakemudi yang Menyesatkan
Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat, Rivian, digugat secara class action oleh sejumlah konsumen.
Mereka menuding perusahaan memberikan pernyataan menyesatkan mengenai kemampuan swakemudi pada mobil pikap R1T dan SUV R1S.
>>> Ferrari Luce EV Tetap Diminati Meski Dihujani Kritik dan Harga Selangit
Dilansir dari Engadget pada Kamis (18/6) waktu setempat, para penggugat menilai mobil pikap listrik R1T dan SUV R1S generasi pertama tidak memiliki fitur swakemudi tingkat lanjut sebagaimana yang dijanjikan Rivian.
Mereka menuduh Rivian telah memasarkan kendaraan tersebut dengan klaim bahwa model generasi pertama memiliki sistem otonom Level 3.
Sistem itu memungkinkan kendaraan untuk mengemudi, berakselerasi, dan mengerem tanpa intervensi pengemudi dalam kondisi tertentu.
Namun, para penggugat menyatakan kendaraan generasi pertama Rivian tidak dibekali perangkat keras yang memadai untuk mewujudkan kemampuan tersebut.
"Dalam kenyataannya, Rivian memproduksi kendaraan generasi pertama tanpa perangkat keras, kamera, sensor, dan kemampuan komputasi yang diperlukan untuk mendukung sistem mengemudi tanpa tangan maupun operasi otonom Level 3," demikian isi gugatan tersebut.
>>> PLN Jelaskan Penyebab Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Dua Pembangkit Besar Alami Gangguan
Penggugat juga menyampaikan bahwa tidak ada pembaruan perangkat lunak yang dapat mengubah keterbatasan perangkat keras tersebut. Dengan demikian, kendaraan tidak dapat mencapai kemampuan yang sebelumnya dipromosikan.
Menurut mereka, Rivian mengetahui sejak awal bahwa kendaraan generasi pertama tidak akan mampu menghadirkan kemampuan swakemudi Level 3 maupun fitur mengemudi tanpa tangan sepenuhnya.
Namun, perusahaan tetap mempromosikan hal tersebut untuk mendorong konsumen membeli produknya.
Kasus ini muncul setelah Rivian pada akhir tahun lalu memperkenalkan pembaruan perangkat lunak "universal hands-free driving".
Fitur itu memungkinkan mengemudi tanpa tangan dan tersedia untuk lini kendaraan listrik R2 serta generasi kedua dari seri R1.
>>> Wapres Gibran Instruksikan Kementerian Tuntaskan Masalah Petani dan Nelayan
Model generasi kedua telah dibekali perangkat keras dan sistem komputasi yang lebih canggih dibandingkan model generasi pertama. Hingga saat ini, Rivian belum memberikan tanggapan resmi terkait gugatan tersebut.
Update Terbaru
Pemeran Saep 'Bos Copet' di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Sabtu / 20-06-2026, 15:16 WIB
Weekend ke Karangkates Makin Mudah, Stasiun Sumberpucung Buka Akses Wisata dan Ekonomi Warga
Sabtu / 20-06-2026, 15:16 WIB
Yusril Akan Sampaikan Tuntutan BEM SI ke Presiden Prabowo
Sabtu / 20-06-2026, 15:15 WIB
Kementerian ESDM Siapkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa pada 2026
Sabtu / 20-06-2026, 15:15 WIB
Pemeran 'Bos Copet' di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Sabtu / 20-06-2026, 15:12 WIB
PLN Percepat Pengadaan Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik
Sabtu / 20-06-2026, 15:12 WIB
AS dan Qatar Kaji Cairkan Aset Iran Rp106,9 Triliun untuk Kemanusiaan
Sabtu / 20-06-2026, 15:12 WIB
PLN Tangani Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Akibat Krisis Batu Bara
Sabtu / 20-06-2026, 15:12 WIB
Tiga Shio Diprediksi Raih Keberuntungan Besar pada 22-28 Juni 2026
Sabtu / 20-06-2026, 15:12 WIB
GAC Indonesia Resmikan Dealer Aion KS Tubun di Jakarta Pusat
Sabtu / 20-06-2026, 15:10 WIB
Umat Islam Dianjurkan Membaca Doa Setelah Wudhu Sesuai Sunnah
Sabtu / 20-06-2026, 15:10 WIB
IONext.ai Luncurkan Platform AI untuk Percepat Implementasi di Perusahaan
Sabtu / 20-06-2026, 15:08 WIB
PT NQI dan Hosen Shenzhen Bangun Pabrik Baterai serta Panel Surya
Sabtu / 20-06-2026, 15:08 WIB
Putri Tanjung Senang CORTIS Debut di ASEAN Lewat Allo Bank Festival
Sabtu / 20-06-2026, 15:05 WIB






