Realisasi penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) alokasi Februari dan Maret 2026 di wilayah kerja Perum Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten mencapai 99,35 persen per 20 Juni 2026.

Pemimpin Bulog Kanwil Jakarta Banten Taufan Akib menyatakan target penerima bantuan sebanyak 2.024.376 Penerima Bantuan Pangan (PBP).

in1

>>> Potter Ingin Swedia Tampil Sempurna Hadapi Belanda di Piala Dunia 2026

Sisa 13.063 PBP masih dalam proses penyelesaian penyaluran. Sebagian merupakan penerima pengganti karena penerima lama tidak lagi memenuhi syarat, misalnya meninggal dunia atau pindah alamat.

Capaian ini merupakan komitmen Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten sejak awal Juni 2026 untuk mengejar target penyelesaian sebelum pekan terakhir Juni 2026.

Taufan menambahkan bahwa administrasi pendistribusian juga diharapkan selesai sebelum Juni 2026.

Target tersebut penting sebagai persiapan penyaluran bantuan pangan untuk tiga bulan alokasi berikutnya, yakni Juli hingga September 2026, sesuai hasil Rapat Koordinasi Terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan pada 9 Juni 2026.

>>> Proses Naturalisasi Dean Zandbergen Berjalan Lambat, Pemain Fokus di Belanda

“Kami pun segera bersiap untuk penyaluran Banpang selanjutnya, setelah penyaluran Banpang alokasi Februari dan Maret selesai,” ujar Taufan.

Keberhasilan realisasi ini merupakan hasil sinergi dengan aparat desa/kelurahan, tenaga pendamping sosial, mitra distribusi, pemerintah daerah, Polri, dan TNI.

Sinergi tersebut memastikan proses pendistribusian Banpang berjalan efektif dan masyarakat penerima dapat segera merasakan manfaatnya.

Bantuan pangan merupakan salah satu instrumen pengamanan pangan bagi masyarakat sasaran. Pemerintah memastikan kebutuhan pangan penerima dapat terpenuhi.

>>> Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026

Selain itu, program ini bertujuan mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.