Melalui mekanisme tersebut, data, analisis, isu lapangan, dan rekomendasi kebijakan diintegrasikan guna menghasilkan rekomendasi yang lebih tajam, berbasis bukti, dan dapat ditindaklanjuti secara operasional.

"Melalui forum ini, BSKDN tidak hanya menerima laporan, tetapi juga menghimpun berbagai insight dari daerah terkait capaian, kendala, dan kebutuhan dukungan kebijakan," ujarnya.

Kinerja Jawa Timur

in1

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menyampaikan bahwa Jawa Timur saat ini menunjukkan kinerja pembangunan yang menggembirakan.

Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tercatat mencapai 5,96 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.

>>> Dasco Telepon Bahlil dan Kepala BGN Saat Audiensi Mahasiswa di DPR

"Jawa Timur ini sedang bahagia dengan pertumbuhan ekonomi 5,96 persen.

Namun tentu kita tidak boleh cepat puas karena kita ingin mengejar target nasional yang diharapkan dapat tumbuh lebih dari 6 persen," ujar Adhy.

Adhy juga menegaskan komitmen Pemprov Jawa Timur dalam mendukung program prioritas Presiden, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang terus diperluas cakupannya.

Berdasarkan data dalam forum, Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan jumlah penerima manfaat MBG terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 9 juta penerima manfaat dan lebih dari 4.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi.

"Tentu ini kami jaga betul. Program Presiden yang sangat baik ini harus berjalan sesuai standar sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat," katanya.

Guru Besar Manajemen SDM FISIP Universitas Airlangga Jusuf Irianto memberikan perspektif akademis terkait implementasi Program Direktif Presiden.

Menurutnya, capaian yang telah diraih Jawa Timur menunjukkan arah positif dan berpotensi menjadi rujukan bagi daerah lain.

"Saya percaya kalau capaian ini terus meningkat, tidak menutup kemungkinan Jawa Timur dapat menjadi contoh bagi daerah-daerah lain dalam mengimplementasikan program prioritas nasional," ujarnya.