Pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, meminta publik tetap tenang setelah timnya hanya bermain imbang 1-1 melawan Maroko pada laga pembuka Piala Dunia 2026.

Hasil tersebut memicu kritik dari publik. Namun, Ancelotti menilai kepanikan yang terjadi berlebihan dan berharap semua pihak melihat situasi secara objektif.

in1

>>> GAC Aion Resmikan Dealer 3S Baru di KS Tubun Jakarta

"Ini adalah sebuah kehormatan bagi saya menjadi pelatih timnas Brasil. Saya harus menghadapi tekanan, tetapi saya punya pengalaman untuk itu," ujar Ancelotti seperti dikutip dari L'Equipe.

Ia menegaskan satu pertandingan tidak menentukan segalanya. Tim masih dalam proses perkembangan dan turnamen ini masih panjang.

Sorotan Taktik dan Performa

Kelemahan taktik Brasil dengan skema dua gelandang dan empat penyerang yang mengandalkan Casemiro kini menjadi sorotan. Skema itu dinilai rapuh dalam bertahan dibandingkan ketangguhan lini belakang Prancis.

>>> Timnas Esports Indonesia Amankan Tiga Tiket Main Event Asian Games 2026

Pemain bertahan senior Brasil, Danilo, juga menyadari adanya jarak kualitas performa timnya dengan negara elite lain. "Brasil punya pemain bagus, tetapi masih jauh dari level tertinggi.

Kita harus sadar, namun tidak boleh puas," ujarnya dilansir dari O Globo.

>>> Keluhan Pemadaman Listrik Bergilir di Yogyakarta Memicu Protes Warga soal Minimnya Informasi

Brasil kini dituntut melakukan perubahan signifikan dan segera membenahi keseimbangan permainan menjelang laga kontra Haiti pada pertandingan kedua fase grup.