Gelombang keluhan terkait pemadaman listrik bergilir ramai bermunculan di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah warga di Yogyakarta mengaku terdampak pemadaman yang terjadi tanpa informasi yang mereka nilai memadai.

Keluhan datang dari berbagai kalangan, mulai dari pekerja kantoran, pelaku usaha rumahan, hingga pencari kerja yang bergantung pada pasokan listrik untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

in1

Salah satu pengguna platform X menyoroti kesulitan warga yang harus mencari lokasi dengan listrik tetap menyala karena khawatir pekerjaan terganggu. Menurutnya, ketidakjelasan jadwal pemadaman membuat masyarakat kesulitan mengatur kegiatan, termasuk proses wawancara kerja dan produksi usaha berbasis rumah tangga.

Warga juga meminta adanya informasi yang lebih cepat dan mudah diakses ketika pemadaman akan dilakukan. Mereka menilai pemberitahuan sebelumnya dapat membantu masyarakat menyiapkan langkah antisipasi.

Keluhan serupa disampaikan pengguna media sosial lainnya yang mengaku mengalami pemadaman di beberapa daerah dalam tiga hari berturut-turut. Kondisi tersebut membuat aktivitas kerjanya harus terus berpindah lokasi mengikuti ketersediaan pasokan listrik.

>>> MAPPA Garap Animasi Opening Game Attack on Titan 3

Kolom Komentar Dipenuhi Aduan

Reaksi publik tidak hanya muncul di platform X. Akun media sosial PLN wilayah Yogyakarta juga dibanjiri komentar dari pelanggan yang mempertanyakan jadwal pemadaman.

Beberapa warga mengaku listrik padam tanpa adanya informasi pemeliharaan maupun pemberitahuan sebelumnya. Ada pula pelanggan yang menyebut pemadaman kembali terjadi setelah sebelumnya listrik sempat terputus selama beberapa jam.

Keluhan lain menyoroti absennya pembaruan jadwal pemadaman melalui media sosial resmi sehingga pelanggan kesulitan mengetahui wilayah yang akan terdampak.

PLN Sebut Ada Gangguan pada Pembangkit

Pihak PLN menjelaskan pemadaman bergilir dilakukan sebagai langkah pengaturan beban sistem akibat gangguan operasional pembangkit listrik.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN, Gregorius Adi Trianto, menyatakan terdapat dua unit pembangkit berkapasitas besar yang untuk sementara tidak beroperasi karena mengalami gangguan teknis.

"Langkah tersebut dilakukan karena terdapat kendala teknis operasional pembangkit serta ada dua unit pembangkit besar yang mengalami gangguan sehingga tidak beroperasi sementara dan menurunkan kemampuan sistem pasokan listrik," ujarnya.

Menurut PLN, proses pemulihan terus dipercepat dengan mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain guna menjaga keandalan sistem dan mempercepat normalisasi layanan kepada pelanggan.