Riau & Kepulauan Riau: Channel 31 UHF 554 MHz. Jambi: Channel 27 UHF 522 MHz.

Sumatra Selatan & Bangka Belitung: Channel 32 UHF 562 MHz. Bengkulu: Channel 24 UHF 498 MHz.

in1

Lampung: Channel 35 UHF 586 MHz.

DKI Jakarta & Banten: Channel 43 UHF 650 MHz. Jawa Barat: Channel 35 UHF 586 MHz.

>>> IHSG dan Indeks Bisnis-27 Dibuka Melemah pada 18 Juni 2026

Jawa Tengah: Channel 28 UHF 530 MHz. DI Yogyakarta: Channel 38 UHF 610 MHz.

Jawa Timur: Channel 43 UHF 650 MHz.

Bali: Channel 30 UHF 546 MHz. Nusa Tenggara Barat: Channel 29 UHF 538 MHz.

Nusa Tenggara Timur: Channel 27 UHF 522 MHz. Kalimantan Barat: Channel 32 UHF 562 MHz.

Kalimantan Tengah: Channel 28 UHF 530 MHz.

Kalimantan Selatan: Channel 35 UHF 586 MHz. Kalimantan Timur: Channel 36 UHF 594 MHz.

Kalimantan Utara: Channel 37 UHF 602 MHz. Sulawesi Utara: Channel 30 UHF 546 MHz.

Gorontalo: Channel 31 UHF 554 MHz.

Sulawesi Tengah: Channel 28 UHF 530 MHz. Sulawesi Barat: Channel 26 UHF 514 MHz.

Sulawesi Selatan: Channel 34 UHF 578 MHz. Sulawesi Tenggara: Channel 24 UHF 498 MHz.

Maluku: Channel 27 UHF 522 MHz.

Maluku Utara: Channel 28 UHF 530 MHz. Papua: Channel 31 UHF 554 MHz.

Kualitas dan Keamanan Menonton

Siaran digital memberikan resolusi gambar tajam dan suara bersih. Sistem ini juga minim gangguan visual dan lebih stabil saat cuaca buruk.

Masyarakat diimbau waspada terhadap tautan palsu atau situs ilegal yang mengklaim menyediakan siaran gratis. Gunakan jalur resmi TVRI Nasional dan TVRI Sport untuk kenyamanan menonton.

>>> Nabi Muhammad SAW Teladan Membantu Pekerjaan Rumah Tangga

Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung meriah dengan format pertandingan lebih panjang. Persiapan perangkat TV digital sejak dini diperlukan agar tidak melewatkan laga tim favorit.