"Proyeksi awal keseimbangan pasar pada 2027 menunjukkan potensi kelebihan pasokan yang signifikan pada tahun depan," tulis IEA dalam laporannya.

Laporan tersebut dirilis di tengah perhatian pelaku pasar terhadap dampak kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.

in1

Termasuk kemungkinan dibukanya kembali Selat Hormuz.

Harga minyak dunia terus melemah menjelang penandatanganan kesepakatan AS-Iran di Jenewa pada Jumat, 19 Juni 2026.

Sentimen pasar juga dipengaruhi keberhasilan tiga kapal tanker Iran yang mengangkut hampir 5 juta barel minyak mentah melewati blokade Angkatan Laut AS di Selat Hormuz.

Pada perdagangan Rabu, harga minyak mentah Brent turun 0,7 persen ke level US$78,44 per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli melemah hampir 1,1 persen menjadi US$75,18 per barel.

IEA menilai apabila kesepakatan AS-Iran dapat bertahan dalam jangka panjang, ekspor dan produksi minyak dari kawasan Teluk akan pulih secara bertahap.

>>> Kemendikdasmen Tingkatkan Mutu Lembaga Kursus Lewat Penerapan SPMI

"Jika kesepakatan ini bertahan, ekspor dan produksi dari kawasan Teluk diperkirakan akan pulih secara bertahap, terutama karena ekspor minyak Iran dapat kembali berjalan penuh setelah blokade AS dicabut," tulis IEA.