Ia mengatakan, agenda pembenahan arus informasi perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kelas pasar modal Indonesia. Hal ini sekaligus memperkuat kepercayaan investor.

Sementara itu, dalam risetnya, Samuel Sekuritas Indonesia menilai penurunan peringkat pada kriteria Information Flow belum cukup kuat untuk mengubah status Indonesia sebagai pasar berkembang.

in1

Samuel Sekuritas menyebut sejumlah faktor pendukung masih menjadi penopang utama posisi Indonesia.

Faktor-faktor tersebut antara lain kewajiban pengungkapan pemegang saham dengan kepemilikan minimal 1 persen, keberadaan kerangka kerja High Shareholder Concentration (HSC), serta peta jalan peningkatan free float hingga 15 persen.

"Faktor-faktor itu cukup untuk mempertahankan status Indonesia sebagai Emerging Market," tulis Samuel Sekuritas.

Dalam laporan MSCI yang dirilis pada Jumat (19/6) pagi, terdapat lima segmen Market Accessibility yang terdiri dari 18 kriteria.

Sebanyak 10 dari 18 kriteria dinilai "++" (double plus) yang menunjukkan sudah sesuai dengan best practice global. Enam kriteria masih dinilai "+" (single plus) yang diharapkan terus ada improvement.

>>> Tissot Rilis Gentleman 38 mm, Jawab Tren Jam Tangan Ukuran Kecil

Sementara itu, pada kriteria Information Flow dan Foreign Exchange Market Liberalization Level dinilai "-" (negatif). Hal ini menunjukkan adanya concern yang perlu mendapat perbaikan.