>>> Kemenhub Intensifkan Rampcheck Bus Selama Libur Sekolah 2026

Dalam catatan pembaruan, Tesla mengklaim sistem baru memiliki waktu respons 20 persen lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.

in1

Sistem juga disebut memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap situasi langka maupun kondisi dengan visibilitas rendah.

Tesla mengurangi kecenderungan kendaraan berpindah jalur secara tidak perlu serta meningkatkan kemampuan sistem dalam memilih dan melakukan manuver parkir.

Pembaruan lainnya mencakup respons yang lebih baik terhadap kendaraan darurat, bus sekolah, pengguna jalan yang melanggar hak prioritas, serta berbagai jenis kendaraan yang jarang ditemui.

Sistem juga diklaim lebih mampu mengenali hewan berukuran kecil, objek tidak biasa yang menjorok ke jalur kendaraan, serta mengelola persimpangan kompleks dengan konfigurasi lampu lalu lintas yang lebih rumit.

Tesla turut meningkatkan kemampuan kamera pemantau pengemudi yang berfungsi memastikan pengemudi tetap memperhatikan jalan selama fitur FSD Supervised aktif.

Menurut perusahaan, sistem baru menawarkan pelacakan arah pandangan mata yang lebih akurat, kemampuan mengenali pengguna yang memakai kacamata, serta performa yang lebih baik dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Peningkatan juga dilakukan pada kemampuan sistem saat menghadapi cuaca buruk yang dapat mengurangi visibilitas kamera kendaraan.

Tesla telah melakukan pengujian FSD Supervised V14 di jalan raya Australia selama beberapa bulan terakhir.

Dua pekan lalu perusahaan menyatakan perangkat lunak tersebut telah memasuki tahap akhir pengembangan lokal.

>>> IKN dan Korea Selatan Resmi Bangun Pusat Kerja Sama Kota Cerdas Rp115,94 Miliar

Versi V14 juga menjadi dasar bagi pengembangan Full Self-Driving tanpa pengawasan (unsupervised) yang saat ini sedang diuji pada armada taksi otonom berbasis Tesla Model Y di sejumlah kota di Amerika Serikat.