Produk Herbal Indonesia Raih Kesepakatan Ekspor ke Arab Saudi Rp2,5 Miliar
Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengumumkan produk herbal asal Indonesia berhasil meraih kesepakatan bisnis pengiriman perdana ke Arab Saudi senilai Rp2,5 miliar.
Kesepakatan tersebut dituangkan dalam penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (Letter of Agreement) antara PT Dami Sariwana dari Indonesia dan Al Itholah Trading dari Arab Saudi.
>>> Temanggung Rintis Kelas Khusus Olahraga untuk Pelajar SMP
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil sinergi pelaku usaha, Kemendag, dan perwakilan perdagangan RI di luar negeri.
"Kami berharap kesepakatan pengiriman perdana ini membuka lebar kesempatan peningkatan ekspor produk herbal Indonesia ke Timur Tengah," ujar Fajarini dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah Bagas Haryotejo menyampaikan meningkatnya tren gaya hidup sehat di Arab Saudi menjadi katalis positif bagi masuknya produk herbal Indonesia.
Untuk menjamin keberlanjutan bisnis, ITPC Jeddah menerapkan langkah preventif berupa verifikasi mendalam terhadap kredibilitas importir produk herbal Indonesia di Arab Saudi sebelum penandatanganan kerja sama.
"Langkah preventif ini penting untuk memastikan kredibilitas mitra usaha dan memberikan rasa aman bagi eksportir Indonesia," kata Bagas.
Tiga Produk Unggulan dan Jadwal Pengiriman
Cakupan kesepakatan dagang meliputi tiga jenis produk herbal unggulan: suplemen vitalitas pria, suplemen penurun gula darah, serta produk pelangsing tubuh.
>>> 5 Rekomendasi Krim Cysteamine Lokal untuk Mengatasi Flek Hitam
Pada tahap awal, pengiriman perdana ke Arab Saudi akan dilakukan sebanyak satu kontainer yang dijadwalkan berangkat pada Juli mendatang, setelah memenuhi standar otoritas pangan dan obat-obatan setempat (Saudi Food and Drug Authority/SFDA).
Kerja sama ini diharapkan semakin memperkuat tren positif perdagangan kedua negara, khususnya di sektor nonmigas.
Pada Januari-April 2026, total perdagangan nonmigas Indonesia-Arab Saudi tercatat sebesar 1,02 miliar dolar AS.
Ekspor nonmigas Indonesia ke Arab Saudi mencapai 675,80 juta dolar AS, sementara impor nonmigas Indonesia dari Arab Saudi sebesar 345,90 juta dolar AS.
Indonesia mencatat surplus nonmigas sebesar 329,90 juta dolar AS.
Pada 2025, total perdagangan nonmigas Indonesia-Arab Saudi mencapai 3,94 miliar dolar AS.
>>> Airlangga Minta Himbara Tidak Terburu-buru Naikkan Suku Bunga Kredit
Ekspor nonmigas Indonesia mendominasi sebesar 2,88 miliar dolar AS dibandingkan impor sebesar 1,06 miliar dolar AS, menghasilkan surplus 1,82 miliar dolar AS.
Update Terbaru
Polda Sulteng Kerahkan 190 Personel Bantu Penanganan Pascagempa
Jumat / 19-06-2026, 14:00 WIB
Federasi Sepak Bola Palestina Bantah Rencana Laga Persahabatan Melawan Israel
Jumat / 19-06-2026, 14:00 WIB
FIFA Terapkan Teknologi Ref Cam pada Seluruh Pertandingan Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 13:56 WIB
Promo Deterjen dan Pewangi di Indomaret, Alfamart, Tip Top Awal Mei 2026
Jumat / 19-06-2026, 13:55 WIB
Hari Terakhir Promo Kamar Mewah Trans Luxury Hotel Surabaya Rp999.000
Jumat / 19-06-2026, 13:52 WIB
Instagram Hadirkan Fitur Caption Berbeda untuk Setiap Slide Carousel
Jumat / 19-06-2026, 13:52 WIB
Sigi Waspadai Kubangan Air Pascagempa di Hulu Sungai
Jumat / 19-06-2026, 13:52 WIB
Dari Peyek Rumahan hingga Tepung Ayam Goreng, Usaha Jufriyah Kian Berkembang Bersama BRI
Jumat / 19-06-2026, 13:52 WIB
Pentagon Butuh 80 Miliar Dolar AS untuk Biaya Lawan Iran
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB
Indonesia dan Kuwait Perkuat Kerja Sama Ketahanan Energi
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB
Diskon 30% Kereta Ekonomi Mulai Besok, 755 Ribu Tiket Masih Tersedia
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB
Granit Xhaka Balas Kritikan dengan Selebrasi Emosional di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah Baru di Moto3 Junior World Championship
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB
MUI Ingatkan Keutamaan Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jumat / 19-06-2026, 13:50 WIB






