Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini bertemu dengan Governor of South Australia Frances Adamson AC di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas reformasi sektor publik, peningkatan kapasitas dan tata kelola, serta transformasi digital sektor publik.

in1

>>> Garena Sediakan Diamond Free Fire Gratis Lewat Kolaborasi Shopee

Rini menyebut pertemuan itu sebagai kesempatan istimewa untuk bertukar pandangan mengenai hal-hal yang menjadi kepentingan bersama antara Indonesia dan Australia.

Dalam agenda transformasi digital nasional, penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting selain pengembangan teknologi.

Indonesia berfokus pada peningkatan kompetensi lebih dari 6,7 juta aparatur sipil negara (ASN), terutama dalam literasi digital, pengambilan keputusan berbasis data, analisis kebijakan, manajemen publik yang adaptif, dan mobilitas talenta.

Peluang kemitraan dengan universitas kelas dunia perlu terus dikembangkan untuk mendukung peningkatan kapasitas pemimpin sektor publik.

Program pendidikan eksekutif, program magister, sertifikasi profesional, dan mikro-kredensial yang relevan dengan kebutuhan masa depan menjadi fokus kerja sama.

Kolaborasi antara instansi pemerintah Indonesia dan universitas Australia dinilai strategis dalam menyiapkan talenta kepemimpinan sektor publik yang unggul.

Menteri Rini juga memaparkan urgensi dukungan terhadap peran ASN perempuan sebagai upaya membangun birokrasi yang inklusif dan adaptif.

>>> Gelombang Panas Ekstrem Ganggu Siaran Televisi Digital di Prancis

Ia menegaskan empat pendekatan yang perlu didorong: legislasi dan kebijakan yang berpihak dan adil, transformasi budaya organisasi, keteladanan kepemimpinan, serta penguatan semangat women support women melalui jejaring, mentoring, dan coaching terstruktur.

Pemerintah Indonesia berkomitmen memastikan hasil reformasi birokrasi dan transformasi pelayanan publik menjangkau seluruh wilayah secara merata.

Penguatan kapasitas pemerintah daerah menjadi agenda strategis karena lebih dari 6,7 juta ASN berperan langsung dalam pelaksanaan layanan publik di seluruh Indonesia.

Rini menekankan bahwa transformasi digital harus berlandaskan pada kebutuhan masyarakat.

Pemanfaatan teknologi diarahkan untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah diakses, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Indonesia memandang Australia sebagai mitra strategis yang memiliki hubungan erat dan saling menguntungkan.

Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk memperkuat pemahaman bersama dan mengeksplorasi peluang kerja sama ke depan.

>>> AS vs Australia: Serangan Balik Socceroos Bisa Telan Korban Lagi

Rini meyakini Indonesia dan Australia memiliki peluang besar untuk bekerja sama lebih erat dalam reformasi sektor publik, pemerintahan digital, pengembangan pemimpin masa depan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.