Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali melemah pada perdagangan Jumat, 19 Juni 2026.

Proyeksi ini muncul setelah indeks ditutup merosot 48,39 poin atau 0,78% ke level 6.172,34 pada hari sebelumnya.

in1

>>> Krisis Selat Hormuz Pangkas Proyeksi Laba Perusahaan Asia Tenggara

Pelemahan IHSG sejalan dengan bursa saham Asia-Pasifik yang juga tertekan. Sementara itu, bursa Wall Street Amerika Serikat justru bangkit berkat perburuan saham teknologi dan semikonduktor.

Rekomendasi Saham Mandiri Sekuritas

Mandiri Sekuritas merekomendasikan tiga saham untuk trading hari ini dengan aksi beli (Buy).

Saham pertama ditutup di harga 2.860 dengan target harga 2.940.

Support berada di 2.830 dan resistance di 2.940, dengan stop loss/reversal di 2.830.

Saham kedua ditutup di 4.000, target harga 4.100, support 3.960, resistance 4.100, dan stop loss di 3.960.

Saham ketiga ditutup di 382, target harga 392, support 378, resistance 3992, dan stop loss di 378.

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas

MNC Sekuritas memberikan rekomendasi untuk empat saham.

>>> BI Turunkan Batas Pembelian Valas Tunai Tanpa Underlying Jadi US$10.000

Saham ASII terkoreksi 0,63% ke 4.770 dan disarankan Buy on Weakness di rentang 4.590-4.740, dengan target harga 5.025 dan 5.225, serta stop loss di bawah 4.530.

Saham ICBP ditutup mendatar di 6.625.

Disarankan Trading Buy di area 6.525-6.600, target harga 6.825 dan 6.950, stop loss di bawah 6.500.

Saham JPFA menguat 0,78% ke 1.940.

Rekomendasi Buy on Weakness di rentang 1.870-1.930, target harga 2.100 dan 2.210, stop loss di bawah 1.805.

Saham PANI melonjak 5,45% ke 6.775.

>>> Bulog Salurkan 946,8 Ribu Ton Cadangan Beras Pemerintah hingga Juni 2026

Disarankan Buy on Weakness di area 4.840-5.950, target harga 7.425 dan 9.025, stop loss di bawah 4.700.