Maserati membuka peluang kembalinya Quattroporte dengan konsep yang tak biasa. Model andalan itu disebut bisa menjadi perpaduan antara sedan dan crossover.

COO Maserati Santo Ficili mengungkapkan bahwa interpretasi modern dari sebuah sedan bisa berubah. Ia melihat adanya ruang untuk sedan yang lebih tangguh namun tetap agresif.

in1

>>> Ferrari Luce Seharga Rp10 Miliar Jadi Tiket untuk Dapat Mobil Langka?

Ficili juga menekankan bahwa nama Quattroporte sendiri sedang mencari sesuatu yang baru. Menurutnya, masih ada jembatan yang belum tercipta antara SUV dan sedan.

Banyak produsen telah mencoba menciptakan perpaduan menarik antara kedua segmen tersebut. Contoh klasiknya adalah AMC Eagle, namun ada juga Volvo S60 Cross Country dan Toyota Crown.

Selain itu, Maserati mengisyaratkan bahwa sedan yang diimajinasikan ulang ini bisa hadir relatif cepat.

>>> CEO Toyota Akui Terlalu Banyak Model, Siap Pangkas Varian

Chief Marketing Officer Cristiano Fiorio menyatakan bahwa ada permintaan spesifik dari pelanggan untuk model di segmen E.

Maserati saat ini sedang mengembangkan dua kendaraan segmen E yang dijadwalkan hadir sebelum 2030. Salah satunya diyakini sebagai penerus Levante, sementara yang lainnya masih misterius.

Gambar teaser sebelumnya mengindikasikan bahwa model kedua bisa berupa mobil sport, grand tourer, atau four-door coupe. Kemungkinan four-door coupe semakin kuat setelah pernyataan Ficili.

>>> Mobil Jet Bertenaga Mesin Bom Nuklir Ditarik dari Lelang

Maserati juga sedang menjalin pembicaraan kemitraan. Detail lebih lanjut diharapkan dapat terungkap pada bulan Desember mendatang.