>>> Marinir Tempa Calon Pengelola KDMP dan KNMP dalam Latsarmil Komcad

Samuel Sekuritas memproyeksikan skenario dasar bahwa Indonesia akan tetap bertahan sebagai Emerging Market tanpa masuk dalam daftar pemantauan (watchlist) MSCI.

in1

"Tinjauan ini pada dasarnya menjadi penilaian MSCI terhadap efektivitas berbagai reformasi pasar yang telah dilakukan Indonesia," terang Samuel dalam riset terbarunya.

Reformasi pasar yang dimaksud meliputi kewajiban pengungkapan kepemilikan saham sebesar 1% dan implementasi High Shareholding Concentration (HSC).

Selain itu, terdapat pula agenda peta jalan peningkatan free float sebesar 15%.

Tinjauan pada Agustus 2026 mendatang diproyeksikan akan menjadi ujian lanjutan bagi IHSG.

Jika hasil penilaian Juni ini positif, maka evaluasi Agustus akan menjadi pembuktian praktis pertama dari proses normalisasi pasar tersebut.

Daftar 10 Saham Big Caps Top Losers Pemberat IHSG

Berikut adalah 10 saham big caps yang menjadi pemberat IHSG pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2026:

1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan pengurangan poin 18,92.2.

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dengan pengurangan poin 18,89.3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan pengurangan poin 18,83.4.

PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) dengan pengurangan poin 5,86.5. PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) dengan pengurangan poin 2,96.6.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan pengurangan poin 2,27.7. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) dengan pengurangan poin 1,95.8.

PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) dengan pengurangan poin 1,63.9. PT Mayapada Hospital Tbk (SRAJ) dengan pengurangan poin 1,62.10.

>>> Menkeu Purbaya Targetkan Panda Bonds Senilai 1 Miliar Dolar AS

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan pengurangan poin 1,57.