Tim nasional Brasil era 1958-1970 identik dengan Pele.

Namun, ada satu momen unik saat Brasil juara Piala Dunia tanpa kontribusi Pele di lapangan, yaitu pada edisi 1962.

in1

>>> IHSG Berpotensi Volatil Menanti Hasil MSCI dan Suku Bunga

Pele masuk skuad dan bermain dua kali di babak grup melawan Meksiko dan Cekoslowakia.

Cedera parah yang dialaminya saat melawan Cekoslowakia memaksa sang bintang menepi dan menonton dari bangku cadangan.

Absennya Pele membuat kekuatan Brasil diragukan. Pelatih ternama Helenio Herrera bahkan melontarkan kritik pedas, "Brasil tanpa Pele jelas tak berdaya.

Siapa itu Amarildo?"

Keraguan itu pupus setelah Brasil sukses menembus babak final pada 17 Juni 1962. Mereka tetap mempertahankan jogo bonito, permainan indah khas Brasil.

Kehilangan Pele mampu ditutupi oleh Manuel Francisco dos Santos alias Garrincha. Pemain ini mengambil peran krusial di lini depan Selecao.

Pertunjukan Magis di Partai Puncak

Di final melawan Cekoslowakia, pendukung Brasil sempat cemas setelah Josef Masopust mencetak gol pembuka pada menit ke-15.

>>> Kemensetneg Jamin Hak Karyawan Eks Hotel Sultan Pascaeksekusi Lahan

Garrincha langsung tampil menekan. Ia mengacaukan pertahanan Cekoslowakia lewat kemampuan dribel dan liukan tajamnya, terutama di paruh kedua.

Tekanan dari Garrincha memicu tiga gol balasan. Amarildo menyamakan kedudukan lewat sepakan kaki kiri dari sudut sempit pada menit ke-17.

Brasil berbalik unggul berkat sundulan Zito pada menit ke-69. Kemenangan dikunci oleh sontekan Vava yang memanfaatkan kesalahan kiper Viliam Schrojf pada menit ke-78.

Gol tersebut membuat Vava menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam dua laga final Piala Dunia berturut-turut. Catatan ini kemudian disamai Kylian Mbappe pada edisi 2018 dan 2022.

Kemenangan ini memastikan Brasil membawa pulang trofi Piala Dunia kedua secara beruntun. Pele tetap mendapat medali juara dan memberikan apresiasi tinggi kepada Garrincha.

"Garrincha adalah pesepak bola fenomenal.

>>> Mengenal Sejarah Hari Reformasi Nasional dan Peringatan Global Setiap 21 Mei

Tanpa keberadaannya di timnas Brasil, saya tidak akan pernah bisa memenangi tiga trofi Piala Dunia sepanjang karier," ucap Pele.