Tim nasional sepak bola Kanada bersiap menghadapi Qatar dalam pertandingan lanjutan Piala Dunia pada Kamis, 18 Juni 2026.

Penyerang utama sekaligus kapten tim, Jonathan David, menjadi sorotan setelah hanya mencetak dua gol dalam 10 pertandingan terakhirnya bersama skuad nasional.

in1

>>> Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, dan Pisces: Deteksi Peluang Usaha Hari Ini

Kritik tajam sempat mengalir kepada pemain depan Juventus tersebut setelah Kanada ditahan imbang 1-1 oleh Bosnia dan Herzegovina pada laga sebelumnya.

Meski demikian, rekan setim dan jajaran pelatih tetap memberikan kepercayaan penuh kepada pencetak gol terbanyak sepanjang masa Kanada.

Pembelaan Pelatih

Pelatih kepala timnas Kanada, Jesse Marsch, memberikan pembelaan langsung kepada media terkait performa anak asuhnya dalam konferensi pers hari Rabu.

"The dude Jonathan has scored a heck of a lot of goals, right," kata Marsch.

Marsch menambahkan bahwa pemain kelahiran Amerika Serikat yang sempat besar di Haiti tersebut tetap berkontribusi besar dalam memimpin statistik serangan tim, mulai dari jumlah asis hingga penciptaan peluang berbahaya.

>>> AS dan Iran Mulai Terapkan Kesepakatan Damai Sementara, Selat Hormuz Kembali Dibuka

"Of course in the biggest games we want him to score and he will and he has and he won’t stop.

At the end of his career, he’s going to have, I don’t know, 60, 70 goals for the Canadian national team, he’s not done scoring, people.

So get ready, put your seatbelts on and get ready," tutur Marsch.

Jonathan David tercatat telah mengoleksi 39 gol dari 78 pertandingan resmi bersama tim nasional Kanada.

>>> Rizky Billar Laporkan Enam Akun Medsos ke Polda Metro Jaya

Berdasarkan analisis taktis, David diprediksi akan mendapatkan ruang tembak yang lebih banyak karena lini pertahanan Qatar diperkirakan bakal bermain lebih rapat dan bertahan dalam.