FIFA menerapkan perlakuan khusus terhadap bendera Arab Saudi menjelang pertandingan Grup H Piala Dunia 2026 melawan Uruguay di Stadion Hard Rock, Miami, Amerika Serikat pada Selasa (16/6/2026).

Berbeda dari laga lain yang membentangkan bendera di atas rumput, petugas memilih mengangkat bendera Arab Saudi agar tidak menyentuh tanah.

in1

>>> BGN Evaluasi Skema Insentif Satuan Pelayanan Gizi

Langkah ini diambil demi menghormati kalimat suci di dalamnya, sebagaimana dilansir dari Cahaya.

Bendera Arab Saudi memuat dua kalimat syahadat yang memiliki kedudukan sangat mulia dalam ajaran Islam.

"Bendera Arab Saudi secara resmi memuat deklarasi keimanan Islam, yang mengharuskan bendera tersebut diperlakukan dengan sangat hati-hati dan dilindungi dari praktik-praktik yang dapat dianggap mengurangi makna simbolis dan religiusnya," tulis Roya dalam laporannya.

>>> Cara Membasmi Semut di Dapur Secara Efektif dengan Bahan Alami

Kalimat tauhid pada bendera hijau tersebut berbunyi: "Laa ilaaha illallah, Muhammadur Rasulullah" yang artinya "Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah."

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menerapkan aturan ketat terkait bendera, seperti larangan mengibarkan setengah tiang saat berkabung nasional serta larangan mencetak bendera pada produk yang berpotensi terinjak, termasuk bola sepak.

"Ketika menurunkan bendera, harus dipastikan tidak ada bagian yang menjuntai dan menyentuh tanah," demikian keterangan yang tercantum dalam situs tersebut.

>>> Persijap Jepara Resmi Lepas Striker Carlos Franca ke Klub Eropa

Situs resmi kenegaraan juga mengatur tata cara penyimpanan lambang negara setelah digunakan, yaitu bendera dilipat sehingga kalimat syahadat berada di bagian atas dan gambar pedang di sisi lainnya.