Orang tua diimbau tidak tertinggal dari perkembangan teknologi yang saat ini kerap digunakan oleh generasi muda.

"Jangan sampai anak-anak kita terbang tinggi dengan teknologi, tapi kita sebagai orang tua tertinggal di bawah dan tidak tahu apa yang mereka akses," kata Gibran.

Etika sebagai Fondasi AI

in1

Meskipun mendorong penguasaan teknologi secara masif, Gibran menekankan bahwa aspek etika wajib dijadikan sebagai fondasi utama penggunaan AI.

"Teknologi tanpa etika itu berbahaya," ujar Gibran.

Kecerdasan buatan berpotensi melahirkan inovasi positif, namun juga berisiko disalahgunakan untuk menyebarkan hoaks, tindakan plagiarisme, hingga pelanggaran privasi.

"Saya ingin mengingatkan, pemanfaatan AI harus didasari oleh nilai-nilai integritas," kata Gibran.

Masyarakat diminta untuk tidak menyalahgunakan AI demi tujuan yang merugikan orang lain maupun kelompok tertentu.

"Jangan gunakan AI untuk menipu, jangan gunakan AI untuk menjatuhkan orang lain. AI harus digunakan untuk kesejahteraan bersama, untuk mempermudah hidup, bukan untuk menciptakan kekacauan sosial," ujar Gibran.

Gibran menambahkan bahwa pemerintah Indonesia telah merampungkan Readiness Assessment Methodology (RAM) AI yang dirancang oleh UNESCO untuk mendiagnosis kesiapan tata kelola kecerdasan buatan.

Penyelesaian asesmen tersebut menjadi langkah konkret pemerintah dalam membangun ekosistem kecerdasan buatan yang sejalan dengan pedoman etika.

"Pemerintah Indonesia telah berhasil menyelesaikan Readiness Assessment Methodology untuk AI yang disusun UNESCO, yang berfungsi sebagai alat diagnose untuk menilai kesiapan dan tata kelola AI Indonesia di masa datang sesuai perduman etika," kata Gibran.

Indonesia dinilai punya potensi besar menjadi pemain utama teknologi berbasis AI melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penyediaan ekosistem yang tepat.

"Kita punya potensi besar, Indonesia punya talenta-talenta hebat, tugas pemerintah adalah menyiapkan ekosistemnya, dan tugas kita semua adalah mempersiapkan kapasitas diri kita masing-masing.

>>> Masa Depan Elkan Baggott Jadi Sorotan Jelang Musim 2026/2027

Kuasai teknologinya, pegang teguh etikanya, mari kita jadikan AI sebagai jembatan menuju Indonesia yang lebih maju, lebih cerdas, dan lebih bermatabat," kata Gibran.