Dominasi Riset Universitas AS Mulai Tergerus di QS Rankings 2027
Sekitar tiga perempat universitas AS berhasil meningkatkan atau mempertahankan posisi reputasi akademik mereka.
Kendati demikian, pergeseran performa terlihat dari data bahwa hanya 13 persen institusi AS yang mengalami kenaikan peringkat tahun ini.
Angka tersebut berbanding terbalik dengan China Daratan yang mencatatkan kenaikan posisi sebesar 72 persen, Australia sebesar 58 persen, dan Inggris sebesar 33 persen.
>>> Sega Gelar Mid-Year Deals 2026, Diskon Game hingga 70 Persen
Sementara itu, 66 persen universitas Kanada justru merosot.
Total universitas AS yang masuk dalam pemeringkatan berkurang menjadi 184 institusi dari sebelumnya 192 institusi pada tahun 2026.
China mendominasi jumlah entri baru dengan tambahan 13 universitas.
Para pakar menyoroti adanya kesenjangan momentum, terutama pada indikator daya tarik talenta global dan sitasi riset AS yang merosot hingga 80 persen.
Penurunan performa akademis ini selaras dengan laporan awal tahun ini yang menyatakan bahwa pengeluaran riset China telah resmi melampaui AS.
Di sisi lain, kampus-kampus di AS mulai mengeluhkan berkurangnya aliran dana dari pemerintah federal.
Kondisi pembatasan ini diperparah oleh penurunan dana hibah dari National Institutes of Health (NIH) hingga hampir 50 persen dibandingkan rata-rata historis akibat penutupan pemerintahan AS, kekurangan staf, serta hambatan pencairan dana dari Gedung Putih.
Pemeriksaan ketat terkait dugaan ancaman keamanan nasional juga memaksa universitas AS menghentikan kolaborasi riset dengan institusi internasional, khususnya dari China.
Pada metrik internasionalisasi, Illinois Institute of Technology menjadi satu-satunya universitas AS yang mampu menembus 50 besar dunia untuk rasio mahasiswa internasional.
Pengamat menilai proporsi mahasiswa asing di AS relatif kecil, yakni hanya berkisar 6 persen dari total populasi mahasiswa dan diprediksi akan terus menurun hingga akhir dekade.
Berdasarkan proyeksi terburuk dari QS, penurunan tersebut dapat menyebabkan hilangnya 600.000 mahasiswa internasional di institusi AS.
Jika angka itu tercapai, posisi AS sebagai destinasi belajar utama dunia berpotensi digantikan oleh Inggris.
Berdasarkan data Institute for International Education (IIE), proporsi mahasiswa internasional saat ini jauh lebih besar di negara kompetitor, seperti Inggris sebesar 27 persen, Australia sebesar 31 persen, dan Kanada sebesar 38 persen.
Sementara pada rasio dosen internasional, tidak ada satu pun kampus AS yang masuk dalam jajaran 50 besar QS.
>>> Polisi Selidiki Dugaan Penyekapan Wanita Tiga Tahun di Bandung
Hasil jajak pendapat Nature terhadap 1.200 ilmuwan AS menyatakan tiga perempat di antaranya mempertimbangkan untuk pindah ke Eropa.
Update Terbaru
Polres Cilegon Imbau Orangtua Awasi Anak dari Narkoba
Kamis / 18-06-2026, 23:32 WIB
Kejati Sulsel Dalami Keterlibatan Pejabat Disdik di Kasus Perpus Digital
Kamis / 18-06-2026, 23:32 WIB
Zverev Melaju di Halle, Shelton dan Fritz Bersiap Rematch
Kamis / 18-06-2026, 23:32 WIB
KPK dan OJK Perbarui MoU untuk Antisipasi Kasus Korupsi Baru
Kamis / 18-06-2026, 23:32 WIB
Honda Luncurkan Prelude Limited Edition 2027 dengan Warna Merah Mewah
Kamis / 18-06-2026, 23:29 WIB
Waymo Tarik Ribuan Robotaxi karena Gagal Deteksi Jalan Tertutup
Kamis / 18-06-2026, 23:29 WIB
Elye Wahi Dilarang Terbang ke Kanada Imbas Investigasi Pengaturan Skor
Kamis / 18-06-2026, 23:29 WIB
Kiosgamer Bagikan Bonus Top Up Eclipse Free Fire, Ini Rinciannya
Kamis / 18-06-2026, 23:28 WIB
Biaya Operasional Geely EX2 Jakarta-Bandung Hanya Rp 44 Ribu
Kamis / 18-06-2026, 23:28 WIB
Klaim Asuransi Properti Melonjak 34,7 Persen per Maret 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:28 WIB
Menteri ESDM Pastikan Pasokan Listrik Aman di Tengah Gangguan Batu Bara
Kamis / 18-06-2026, 23:28 WIB
Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka di Gandaria City
Kamis / 18-06-2026, 23:28 WIB
Ceko vs Afrika Selatan: Kedua Tim Turunkan Skuad Terbaik di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:25 WIB
Pelatih Afrika Selatan Hadapi Tekanan Taktis Jelang Lawan Republik Ceko
Kamis / 18-06-2026, 23:24 WIB






