Infiniti Land dan UI Jalin Kerja Sama Riset Perumahan Berkelanjutan
PT Infiniti Triniti Jaya (Infiniti Land) menjalin kerja sama strategis di bidang penelitian perumahan dengan Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (SPPB-UI).
Penandatanganan kesepakatan berlangsung di Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (17/6).
>>> BI Naikkan Suku Bunga Acuan 100 Basis Poin Jadi 5,75 Persen
Kolaborasi ini bertujuan memperkuat riset dan pengembangan guna meningkatkan kualitas hunian yang terjangkau, berkualitas, dan berkelanjutan.
Infiniti Land membuka akses bagi mahasiswa pascasarjana UI untuk melakukan survei, observasi, dan pengumpulan data di proyek-proyek perumahan mereka, termasuk Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Serang, Banten.
Dukung Program 3 Juta Rumah
Direktur SPPB UI, Prof. Dr. Drs. Supriatna, M.
T. , menjelaskan bahwa kemitraan ini memperkuat keterkaitan kajian akademik dengan praktik lapangan.
Hal ini diharapkan mendukung program 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah.
"Kerja sama ini bisa lebih luas lagi, karena kami memiliki lembaga kajian yang komprehensif tidak hanya tentang perumahan dan permukiman perkotaan tetapi juga aspek ketahanan dan lain-lain," ujar Supriatna.
Riset yang akan dilakukan mencakup variabel lokasi hunian, infrastruktur kawasan, bahan bangunan ramah lingkungan, tata ruang kebencanaan, struktur tahan gempa, hingga survei kepuasan masyarakat.
Pihak kampus menilai Infiniti Land tepat menjadi mitra karena meraih Sertifikasi Bangunan Gedung Hijau (BGH) Predikat Utama untuk proyek perumahan bersubsidi dari Kementerian PUPR.
"Kami siap menjadikan Perumahan MGK Serang sebagai proyek percontohan untuk lokasi riset perumahan bagi mahasiswa pascasarjana dan doktoral," pungkas Supriatna.
>>> BPOM Kawal Progres Biosimilar dan Ekspansi Ekspor Industri Sidoarjo
Direktur Utama Infiniti Land, Samuel S.
Huang, menegaskan sinergi antara akademisi dan praktisi sangat penting untuk mendapatkan sudut pandang valid mengenai pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Update Terbaru
4 Rekomendasi Tablet Mini Terbaik di Indonesia, Praktis untuk Mobilitas
Kamis / 18-06-2026, 21:11 WIB
Sega Gelar Mid-Year Deals 2026, Diskon Game hingga 70 Persen
Kamis / 18-06-2026, 21:11 WIB
Polda Metro Jaya Gelar Road to E-Sport Tournament Kapolda Cup 2026
Kamis / 18-06-2026, 21:10 WIB
Sony Sonjaya Ungkap Pengadaan CCTV Fiktif di BGN
Kamis / 18-06-2026, 21:10 WIB
4 Smartwatch Stylish dan Premium di Indonesia Tahun 2026
Kamis / 18-06-2026, 21:10 WIB
Sega Gelar Promo Mid-Year Deals 2026 di PlayStation Store
Kamis / 18-06-2026, 21:10 WIB
Wall Street Menguat Berkat Sentimen Damai Timur Tengah
Kamis / 18-06-2026, 21:10 WIB
Mengenal Kekuatan Karakter Introvert dan Bidang Kerja yang Cocok
Kamis / 18-06-2026, 21:10 WIB
Pengamat: Proyek Hulu Migas Beri Efek Berganda Besar bagi Daerah
Kamis / 18-06-2026, 21:09 WIB
Simpanan LKM Konvensional Turun per April 2026 Akibat Ketidakpastian Ekonomi
Kamis / 18-06-2026, 21:09 WIB
Polisi Selidiki Dugaan Penyekapan Wanita Tiga Tahun di Bandung
Kamis / 18-06-2026, 21:09 WIB
Aliansi Masyarakat Gelar Aksi Dukung Keberlanjutan Program MBG
Kamis / 18-06-2026, 21:08 WIB
Mita dan Dara The Virgin Reuni dalam Film Horor Tanah Sengketa
Kamis / 18-06-2026, 21:08 WIB
Pemulihan BBM Swasta hingga Motor Premium Mewarnai Pasar Otomotif Indonesia
Kamis / 18-06-2026, 21:08 WIB






