Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menjelaskan pihaknya masih merumuskan konsep awal program ini.

"Belum sejauh itu, kompor listrik itu baru mau dikonsepkan dulu. Kita masih berhitung, makanya tadi anggaran memang sudah ada indikatornya.

Namun, kita baru mau diskusi dengan Bappenas, karena sekarang paralel sedang melakukan kajian untuk konversi kompor listrik," ujar Eniya.

Kementerian ESDM belum menetapkan keputusan final mengenai teknis penyaluran maupun wilayah prioritas. Wilayah dengan pasokan listrik surplus dan sistem penyaluran stabil akan menjadi kriteria utama.

"Belum tahu [terkait dengan penyaluran]. Ini nanti kan kalau pengguna kompor listrik, pasti tempat yang listriknya stabil.

Itu kan salah satu kriteria yang mudah kita prediksi ya, lalu tempat yang mungkin surplus listrik dalam satu sistem.

>>> Kebiasaan Sepele yang Bisa Menggagalkan Manfaat Olahraga dan Makanan Sehat bagi Jantung

Kita sedang bahas dengan PLN juga," jelasnya.