Harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat penguatan signifikan menjelang pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan RUPS Luar Biasa (RUPSLB) 2026.

Dalam sepekan terakhir hingga perdagangan Rabu (17/6/2026) pukul 14:06 WIB, saham emiten tambang batu bara milik Grup Bakrie dan Grup Salim ini melonjak 15,75 persen ke level Rp169.

>>> Chelsea Dekati Agen Marco Palestra, Bersaing dengan Man City dan Inter Milan

Sebelumnya, pada perdagangan Jumat (15/6/2026), saham BUMI sudah melesat 12,14 persen ke Rp157 dengan akumulasi beli bersih investor asing mencapai Rp54,2 miliar.

Meski menguat dalam sepekan, secara bulanan saham BUMI masih terkoreksi 25,9 persen dan melemah 57,1 persen secara year to date (ytd).

Rekomendasi Analis

Analis teknikal dari CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan saham BUMI memiliki batas bawah penahanan harga yang cukup kuat.

>>> Republik Ceko vs Afrika Selatan: Perburuan Kemenangan Perdana di Grup A Piala Dunia 2026

Dalam risetnya, CGS International memberikan rekomendasi spec buy dengan support di level Rp152 dan cutloss jika harga break di bawah Rp147.

Jika harga tidak break di bawah Rp152, saham BUMI berpotensi naik ke kisaran Rp162 hingga Rp167 dalam jangka pendek.

>>> FTSE Russell Coret Sejumlah Saham Indonesia dari Indeks Global

Para investor disarankan untuk melakukan pembatasan kerugian atau cutloss apabila harga saham tiba-tiba merosot ke bawah level Rp147.