Polrestabes Surabaya menyekat tujuh akses pintu masuk ke Kota Surabaya pada Rabu (17/6/2026) malam.

Langkah ini untuk mengantisipasi pergerakan massa suporter menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-99 Persebaya.

>>> Messi Samai Rekor Gol Klose di Piala Dunia, De Paul: Dia Tak Peduli Rekor

Penyekatan di wilayah perbatasan kota mulai berlaku pukul 20.00 WIB. Aparat gabungan TNI, Polri, dan pemerintah daerah juga menggelar patroli keamanan di titik-titik rawan keramaian.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya memaparkan titik-titik lokasi pembatasan akses masuk. "Penyekatan dilakukan di batas kota seperti di Bundaran Waru (City of Tomorrow)," kata Galih.

Penyekatan menyasar sejumlah jalur utama, termasuk akses dari arah Sidoarjo, Gresik, dan Madura.

"Kemudian simpang empat di Jalan Kedung Cowek, MERR Gunung Anyar, Jalan Romokalisari, Terminal Benowo dan Jembatan Baru Karangpilang," tambahnya.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi mengungkapkan total kekuatan personel gabungan yang dikerahkan.

"Personel pengamanan 2.072, Polda Jatim 790 personel, Polrestabes Surabaya 966 personel, TNI 130 personel, Pemkot Surabaya 186 anggota," jelas Hadi.

Pihak kepolisian juga mengonfirmasi data jumlah pengamanan dalam laporan terpisah. "Personel pengamanan 2.081," ujarnya.

Selain menyiagakan personel di perbatasan, patroli pencegahan juga dilakukan di tingkat kecamatan. Koramil Sawahan bersama unsur tiga pilar menggelar patroli sejak Senin (15/6/2026) malam.

Danramil 0830-14/Sawahan, Mayor Eko Wahyudi, menyatakan kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait.

>>> Biaya Uang Pangkal Kedokteran Jalur Mandiri di 10 PTN Favorit

"Melalui Apel Asuhan Rembulan dan patroli gabungan ini, kami berupaya mencegah gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat," tegasnya.