Sistem ini dirancang sebagai platform sales intelligence berbasis kecerdasan buatan (AI) dan analitik perilaku konsumen sebelum interaksi dengan tim penjualan terjadi.

Co-Founder sekaligus Chief Technology Officer AtlasGo, David Kusnadi, menjelaskan bahwa DealerView menyediakan fitur virtual showroom interaktif, buyer intent tracking, lead management dashboard, sales attribution, hingga asisten AI.

>>> Messi Cetak Hat-trick, Argentina Bantai Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026

“Saat ini kami bekerja sama dengan Sun Motor sebagai grup dealer pertama.

Namun memang tentunya kami meminta izin untuk bisa bertemu dengan grup dealer lain dan juga mungkin melakukan ekspansi ke luar Jabotekabek.

Karena produk ini merupakan solusi yang bisa menjawab dan mengisi gap yang terjadi dalam proses sales dan marketing,” ucap David Kusnadi.

Penerapan awal teknologi DealerView ini berjalan di jaringan Sun Motor Mitsubishi untuk wilayah Jakarta yang memiliki 12 cabang.

Secara keseluruhan, Sun Motor mengoperasikan sekitar 45 cabang Mitsubishi yang tersebar di wilayah Indonesia, terutama di Jawa dan Bali.

General Manager Operational Sun Motor Mitsubishi, Rudi Rimawan, mengonfirmasi bahwa kompetisi antar-dealer dalam satu merek yang sama di Jakarta sangat tinggi dengan total mencapai 56 dealer.

Implementasi teknologi digital dinilai krusial karena konsumen masa kini lebih aktif mencari informasi secara daring sebelum mengunjungi dealer fisik.

“Di Jakarta itu ada total 56 dealer Mitsubishi. Dengan supervisor dan sales force yang sedemikian banyak, kompetisinya pasti sangat ketat.

Jadi dengan adanya tools ini, dengan adanya DealerView ini, kita berharap kita bisa berkompetisi lebih baik, lebih cepat dan tentunya lebih profesional,” kata Rudi Rimawan.

Manajemen Sun Motor memproyeksikan bahwa kehadiran sistem berbasis kecerdasan buatan ini dapat mendongkrak kualitas prospek konsumen potensial secara signifikan.

Kendati demikian, proses adaptasi tim penjualan yang terbiasa menggunakan landing page pribadi dan WhatsApp masih menjadi tantangan utama.

“Saya berharap dengan adanya AI system ini setidaknya bisa meningkatkan sekitar 20 persen sampai 30 persen, bukan penjualan langsung ya, tapi dari kualitas leads yang kita dapatkan,” ucap Rudi Rimawan.

AtlasGo menyatakan berkomitmen untuk terus memperluas ekosistem bisnis mereka ke industri lain yang memiliki proses penjualan kompleks dan siklus pengambilan keputusan panjang.

>>> PT Nindya Karya Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi

Setelah properti dan otomotif, perusahaan tengah mempersiapkan pengembangan teknologi AI lanjutan yang mencakup fitur buyer intent prediction hingga automated sales coaching.