Pramono Anung mengungkapkan bahwa sektor transportasi menjadi penyumbang emisi gas buang terbesar di Jakarta dengan porsi sekitar 50 persen.

Pemprov DKI menargetkan pengoperasian 10.000 unit bus listrik Transjakarta menjelang tahun 2030.

"Kalau itu bisa dilakukan, secara signifikan akan mengurangi kontribusi terhadap emisi," kata Pramono saat menghadiri Townhall Meeting di Melting Pop, M Bloc Kebayoran Baru pada Selasa (10 Juni 2026).

Percepatan Proyek Infrastruktur Pengolahan Sampah

Upaya pembenahan lingkungan tidak hanya bertumpu pada sektor transportasi. Pemprov DKI kini memacu penyelesaian proyek infrastruktur berupa fasilitas pengolahan sampah Intermediate Treatment Facility (ITF).

Pembangunan ITF tersebar di beberapa titik, meliputi Sunter, Rorotan, Bantargebang, hingga kawasan Jakarta Barat. Seluruh proyek ditargetkan mulai berfungsi pada pertengahan tahun ini.

>>> Pekanbaru Job Fair 2026 Buka Ribuan Lowongan Kerja di Mal SKA

"Kalau itu bisa dilakukan, maka kontribusi yang signifikan akan mengurangi atau menurunkan kontribusi emisi yang ada di Jakarta," tandasnya.