Pada sektor energi, JAPFA mempercepat transisi ke sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

Perusahaan menghentikan penggunaan batu bara secara bertahap di seluruh fasilitas operasional sejak tahun 2025, beralih ke gas alam dan biomassa dari cangkang kemiri serta cangkang sawit.

Saat ini, kontribusi energi biomassa mencapai sekitar 35% dari total kebutuhan energi perusahaan.

JAPFA juga memperkuat pasokan listrik ramah lingkungan melalui pemasangan panel surya dengan total kapasitas 1,8 MWp di berbagai unit produksi.

Komitmen keberlanjutan JAPFA mendapat dukungan dari sektor keuangan.

>>> Laba Bersih ANTM Melesat 61,9 Persen pada Kuartal I 2026

Perusahaan memperoleh pendanaan Sustainability-Linked Bond (SLB) senilai US$350 juta pada 2021, dan menerima Sustainability-Linked Loan (SLL) dari BNI sebesar Rp1,42 triliun (US$95 juta) pada tahun berikutnya.